Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Kab. Banjar · 2 Okt 2025 20:00 WIB

Bupati Banjar Dukung Ketahanan Pangan Kolam Bioflok


 Bupati Banjar Dukung Ketahanan Pangan Kolam Bioflok Perbesar

Martapura, Ricek.id – Bupati Banjar, H Saidi Mansyur, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap program ketahanan pangan berbasis bioflok di Martapura. Dukungan ini disampaikan saat menyaksikan penyerahan 20 unit kolam bioflok dan 5.000 bibit ikan patin dari Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Rosyanto Yuda Hermawan, bekerja sama dengan PT Hasnur, kepada Yayasan Majelis Arsyadi Dalam Pagar.

Penyerahan bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Yayasan, Tuan Guru H Ahmad Zaini Zein, di Desa Dalam Pagar, Martapura, Kamis (2/10/2025) pagi.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kemandirian

Bupati H Saidi Mansyur menilai sinergi antara Polda Kalsel, dunia usaha (PT Hasnur), dan lembaga masyarakat (Yayasan) mencerminkan semangat gotong royong yang kuat. Kolaborasi ini disebut penting untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi Banjar yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

“Saya berharap bantuan ini dapat dikelola dengan baik dan berkelanjutan di bawah kepemimpinan Tuan Guru H Ahmad Zaini Zein. Dengan dukungan spiritual, sosial, dan kolaborasi lintas sektor, insyaallah Kabupaten Banjar akan semakin maju,” ujar Saidi.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Banjar berkomitmen mendukung program-program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, terutama yang berpotensi meningkatkan produktivitas pangan dan ekonomi lokal seperti teknologi bioflok.

Keunggulan Bioflok untuk Lahan Terbatas

Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yuda Hermawan menjelaskan, teknologi bioflok merupakan sistem budidaya ikan yang efisien dan ramah lingkungan, ideal untuk lahan terbatas.

“Saya percaya dengan kebersamaan yang terjalin, kolam bioflok ini akan berkembang menjadi contoh nyata ketahanan pangan berbasis kolaborasi. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah, membawa keberkahan, serta memberikan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” tutup Kapolda.

Dengan penerapan teknologi ini, diharapkan produktivitas perikanan di sekitar Yayasan meningkat, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah di Desa Mali-Mali, BPBD Banjar Salurkan Bantuan Logistik kepada Korban

27 Juni 2026 - 16:30 WIB

Kabupaten Banjar Bawa Pulang Juara III Stand Terbaik dari PENAS KTNA XVII Gorontalo

27 Juni 2026 - 16:21 WIB

Warga Selamatkan Sisa Harta dari Puing Rumah Usai Kebakaran di Desa Mali-Mali

26 Juni 2026 - 18:57 WIB

Kabupaten Banjar Gagal Raih Juara Umum Keempat Kali, Kota Banjarmasin Jadi Pemenang MTQ XXXVII Kalsel

26 Juni 2026 - 18:20 WIB

Kemenhut & Pemkab Banjar Gelar FGD Perhutanan Sosial, Dorong Pengembangan Kawasan Hutan & Pedesaan

26 Juni 2026 - 18:05 WIB

Kabupaten Banjar Siapkan Langkah Cepat Antisipasi Karhutla Saat Kemarau Ekstrem

25 Juni 2026 - 17:46 WIB

Trending di ADVERTORIAL