Ricek.ID – Pasca kebakaran yang terjadi pada Jumat siang (26/6/2026), suasana duka menyelimuti kawasan permukiman warga di Desa Mali-Mali, Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar. Sejumlah warga tampak berupaya menyelamatkan dan mencari kembali barang-barang yang masih dapat digunakan di antara puing bangunan yang hangus terbakar.
Kebakaran tersebut menghanguskan tiga unit rumah warga dan menyebabkan satu rumah lainnya mengalami kerusakan sedang. Meski api telah berhasil dipadamkan, sisa-sisa kebakaran masih terlihat di lokasi kejadian.
Sebelumnya, kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan rumah terbuat dari material kayu. Kondisi tersebut membuat api dengan mudah merembet ke bangunan di sekitarnya sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran dan relawan.
Berdasarkan informasi sementara, api diduga pertama kali muncul dari bagian dapur salah satu rumah warga. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang kemudian memicu terjadinya kebakaran.
Kepala Desa Mali-Mali, Ahmad Baswan, mengatakan kebakaran menghanguskan tiga rumah warga dan menyebabkan satu rumah lainnya mengalami kerusakan sedang.
“Api menghanguskan tiga rumah, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan sedang. Berkat kerja cepat petugas pemadam dan relawan, api berhasil padam sehingga tidak merembet ke rumah-rumah lainnya,” ujar Ahmad Baswan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum kobaran api semakin membesar.
Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Warga berharap bantuan segera datang untuk meringankan beban para korban yang kini harus memulai kembali kehidupan mereka setelah kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.













