Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

ADVERTORIAL · 6 Sep 2026 20:22 WIB

Catat 2.586 Kejadian Karhutla, Luas Terdampak di Kalsel Mencapai 16.539,65 Hektare


 Catat 2.586 Kejadian Karhutla, Luas Terdampak di Kalsel Mencapai 16.539,65 Hektare Perbesar

Ricek.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) terus lakukan pemantauan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah Kalsel. Berdasarkan pembaruan data hingga 4 September 2026, tercatat sebanyak 2.586 kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak mencapai 16.539,65 hektare.

Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra, mengatakan pemantauan terhadap perkembangan karhutla terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pengendalian dan penanganan bencana di daerah.

“Data ini menjadi gambaran perkembangan karhutla di Kalimantan Selatan sampai dengan 4 September 2026. Karena itu, pengendalian terus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur terkait sesuai kondisi di lapangan,” kata Ronny.

Berdasarkan data BPBD Kalsel, kejadian karhutla tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Kabupaten Banjar tercatat sebanyak 514 kejadian dengan luas lahan terdampak 4.105,70 hektare, disusul Hulu Sungai Selatan sebanyak 358 kejadian dengan luas 3.063,12 hektare, serta Tanah Laut sebanyak 381 kejadian dengan luas 2.339,35 hektare.

Sementara itu, Kota Banjarbaru tercatat 512 kejadian dengan luas lahan terdampak 2.102,94 hektare, Tapin sebanyak 203 kejadian dengan luas 1.831,33 hektare, dan Barito Kuala sebanyak 199 kejadian dengan luas 1.651,80 hektare.

Wilayah lainnya meliputi Hulu Sungai Utara dengan 107 kejadian dan luas terdampak 608,28 hektare, Tanah Bumbu 79 kejadian dengan 216,85 hektare, Balangan 71 kejadian dengan 217,71 hektare, Hulu Sungai Tengah 69 kejadian dengan 207,91 hektare, Kotabaru 48 kejadian dengan 58,07 hektare, Tabalong 29 kejadian dengan 135,13 hektare, serta Kota Banjarmasin 16 kejadian dengan luas terdampak 1,45 hektare.

Selain data kejadian, pemantauan titik panas juga menjadi bagian penting dalam deteksi dini karhutla. Hingga 4 September 2026, tercatat 18.661 titik hotspot di wilayah Kalimantan Selatan, berdasarkan sumber SIPONGI Kementerian Kehutanan dengan data satelit NASA-MODIS, NASA-SNPP, dan NASA-NOAA20.

Ronny menegaskan, data kejadian dan titik hotspot tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan langkah pemantauan serta pengendalian karhutla. Menurutnya, kewaspadaan dan koordinasi lintas sektor tetap diperlukan, terutama di wilayah yang memiliki catatan kejadian karhutla cukup tinggi.

“Pemantauan hotspot dan kejadian di lapangan harus berjalan beriringan. Informasi yang diperoleh menjadi bahan untuk menentukan langkah penanganan secara cepat dan tepat, sehingga potensi karhutla dapat terus dikendalikan,” ujarnya.

BPBD Kalsel juga terus mendorong keterlibatan seluruh unsur pemerintah daerah, aparat, petugas lapangan, serta masyarakat dalam pencegahan dan penanganan karhutla. Upaya tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko meluasnya kebakaran sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak karhutla.

Data dalam laporan tersebut merupakan rekapitulasi periode 1 Januari sampai 4 September 2026, sehingga angka yang tercantum merupakan akumulasi kejadian dan luas lahan terdampak sampai tanggal pembaruan tersebut, bukan jumlah kejadian khusus pada 4 September 2026.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Satpol PP Kotabaru Benahi Administrasi Satlinmas, Siapkan Lomba Poskamling

26 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Polres Tanah Laut Gelar Operasi Patuh Intan 2026, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas

26 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Pemko Banjarbaru Percepat Tracing TBC, Siapkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla

25 Oktober 2026 - 20:26 WIB

PM2.5 Tembus 501,7 Udara Kalsel Berbahaya, Mitigasi Super El Nino Disorot

25 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Peduli Dampak Asap, RSGM Gusti Hasan Aman Bagikan Masker kepada Pengunjung CFD

25 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Tempati Peringkat Lima Nasional, Kalsel Sabet Lima Medali di Kejurnas Gateball 2026

25 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Trending di ADVERTORIAL