Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

EKOBIS · 6 Jun 2026 09:37 WIB

Di Bawah Orkestrasi Presiden, Purbaya Sebut Ekonomi Solid & Kebijakan Fiskal Terukur


 Di Bawah Orkestrasi Presiden, Purbaya Sebut Ekonomi Solid & Kebijakan Fiskal Terukur Perbesar

Ricek.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kita edisi Juni 2026 di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta pada Jumat (5/6/2026) menegaskan perekonomian nasional dalam kondisi baik-baik saja, tangguh, dan jauh dari kata mengkhawatirkan.

Purbaya memaparkan bukti ketahanan itu. Kinerja ekonomi nasional pada triwulan I-2026 tumbuh impresif sebesar 5,61 persen (year-on-year). Angka ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi terbaik di kawasan ASEAN sekaligus di kelompok G20.

Menurut Purbaya, capaian positif ini ditopang oleh tiga pilar utama: konsumsi rumah tangga yang kuat, peningkatan investasi, serta percepatan belanja pemerintah. Di sisi lain, stabilitas harga juga terjaga dengan inflasi nasional di level 3,08 persen, sehingga daya beli masyarakat tetap aman.

“Perekonomian kita hingga Mei 2026 tetap menunjukkan ketahanan yang solid, didukung permintaan domestik yang kuat, inflasi yang terkendali dan kebijakan fiskal yang responsif, jadi fiskalnya tidak amburadul fiskalnya betul-betul terjaga,” kata Purbaya.

Hingga akhir Mei 2026, APBN terus dioptimalkan untuk menjalankan peran ganda, baik sebagai shock absorber (bantal pelindung) dari gejolak luar maupun sebagai motor penggerak ekonomi. Purbaya menekankan, pendapatan negara tumbuh kuat, sementara belanja negara tetap ekspansif demi melindungi masyarakat dan memperkuat aktivitas ekonomi nasional.

Kendati demikian Menkeu tidak menutup mata, ada segelintir ekonom yang meragukan capaian tersebut.

“Orang berspekulasi ini pasti angkanya palsu, padahal enggak. Kita sekarang lebih efisien dan efektif daripada sebelumnya,” ujarnya.

Purbaya meluruskan persepsi keliru yang menganggap pertumbuhan ekonomi yang cepat didapat dengan cara mengorbankan kesehatan anggaran negara.

“Pertumbuhan ekonomi cepat bukan karena kita mengorbankan fiskal. Tapi karena kita di bawah pimpinan Bapak Presiden bisa memastikan seluruh belanja fiskal dijalankan dengan efisien dan efektif sehingga dengan uang yang sama pertumbuhan ekonomi kita akan lebih cepat,” jelas Menkeu.

Purbaya juga memberikan jaminan penuh kepada para pelaku pasar dan investor agar tidak perlu cemas dengan arah kebijakan keuangan Indonesia. Komando penataan fiskal dilakukan secara rigid, matang, dan penuh perhitungan.

“Semua sudah dihitung dengan benar, dengan akurat dan detail oleh Bapak Presiden dan kami ditugaskan juga untuk membantu di sana. Jadi investor, teman-teman harus yakin bahwa kita tidak menjalankan kebijakan fiskal dengan sembarangan,” tambahnya.

Menkeu juga menjamin, jajarannya di Kementerian Keuangan diisi para birokrat senior yang sangat paham cara menjaga stabilitas keuangan negara.

“Ini sebagian besar di sini sudah veteran nih, di kementerian keuangan sudah cukup lama sehingga tahu apa yang harus dikerjakan dan ini semua dikoordinasi, diorkestrasi dari istana oleh bapak presiden,” pungkas Purbaya.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

MK Putuskan Anggaran MBG Dipisah dari Anggaran Pendidikan Paling Lambat pada APBN 2028

30 Juli 2026 - 18:43 WIB

Hidupkan Warisan Sejarah untuk Generasi Masa Depan, Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang

30 Juli 2026 - 18:38 WIB

BPJPH & Badan Karantina Cegah Penipuan Label Halal dengan Perkuat Pengawasan Produk Impor

30 Juli 2026 - 18:27 WIB

Prabowo Pimpin Pelantikan 1.204 Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026

29 Juli 2026 - 18:53 WIB

KPK Kembali Lakukan OTT di Pemalang, Sita Uang Lebih dari Rp2 Miliar

29 Juli 2026 - 18:50 WIB

Pemda Alami Kesulitan Anggaran, Wamendagri Minta Tak PHK PPPK

29 Juli 2026 - 18:47 WIB

Trending di NASIONAL