Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) berikan apresiasi terhadap pelaksanaan Buser Cup 690 yang digelar di SDN Indrasari 2 Bincau, Kabupaten Banjar pada Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan tersebut dinilai menjadi wadah penting dalam meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat solidaritas relawan pemadam kebakaran yang tersebar di berbagai daerah.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor, mengatakan keberadaan relawan pemadam kebakaran di Kalimantan Selatan merupakan kekuatan besar yang lahir dari kepedulian masyarakat terhadap keselamatan lingkungan.
Menurutnya, antusiasme peserta yang mengikuti Buser Cup 690 menunjukkan tingginya semangat para relawan dalam meningkatkan kemampuan serta memperkuat koordinasi antaranggota pemadam kebakaran.
“Ini merupakan wujud kepedulian masyarakat yang luar biasa. Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana meningkatkan kemampuan dan keterampilan para relawan pemadam kebakaran,” ujarnya.

Ariadi menjelaskan selain mengasah kemampuan teknis, lomba tersebut juga menjadi ruang untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan antarrelawan dari berbagai kabupaten dan kota di Kalsel.
Menurutnya, komunikasi dan kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendukung penanganan kebakaran maupun berbagai kondisi darurat lainnya di lapangan.
“Lomba ini juga menjadi ajang tukar-menukar pengalaman antaranggota pemadam kebakaran dari berbagai daerah sehingga ke depan koordinasi dan kerja sama di lapangan bisa semakin baik,” katanya.
Ariadi menilai sistem pembinaan relawan pemadam kebakaran di Kalsel memiliki keunikan tersendiri dibanding daerah lain. Sebab, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pemadam kebakaran sangat besar dan telah menjadi budaya gotong royong yang terus berkembang.
“Ini salah satu hal yang luar biasa di Kalimantan Selatan. Tidak banyak provinsi lain yang memiliki keterlibatan masyarakat sebesar ini dalam organisasi pemadam kebakaran,” ungkapnya.
Pemprov Kalsel pun berharap pembinaan terhadap relawan pemadam kebakaran terus ditingkatkan, baik melalui pelatihan keterampilan, peningkatan kemampuan penyelamatan atau rescue, maupun penguatan pemahaman keselamatan saat bertugas.
“Kami berharap keberadaan para relawan pemadam kebakaran benar-benar memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan semakin berdampak positif dalam upaya pencegahan serta penanganan kebakaran,” tutup Ariadi.













