Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

ADVERTORIAL · 12 Mei 2026 09:01 WIB

Dinkes Banjar Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus, Masyarakat Diminta Tetap Tenang


 ​Kepala Bidang P2P Dinkes Banjar, Hj. Mariana, SKM. Perbesar

​Kepala Bidang P2P Dinkes Banjar, Hj. Mariana, SKM.

Ricek.iD- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar memastikan hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus Hantavirus di wilayah Kabupaten Banjar. Penegasan ini disampaikan untuk meredam kekhawatiran masyarakat di tengah isu viralnya virus tersebut.

Kepala Bidang P2P Dinkes Banjar, Hj. Mariana, SKM, menyatakan bahwa meski surat edaran kewaspadaan sudah diterbitkan sejak akhir tahun 2025 mengikuti arahan Kementerian Kesehatan, namun secara fakta lapangan, kasus tersebut nihil di Kabupaten Banjar.

​”Untuk kasus nyatanya di wilayah kita sebenarnya memang tidak ada. Alhamdulillah, belum ada kasusnya sama sekali,” ungkap Mariana saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).

​Mariana menambahkan bahwa gejala Hantavirus memang cukup umum dan mirip dengan penyakit lain seperti tifus, malaria, atau demam biasa. Oleh karena itu, tenaga medis akan lebih fokus pada riwayat kontak pasien. Risiko menjadi pandemi pun dinilai sangat kecil karena pola penularannya yang spesifik dari hewan ke manusia.

​”Kami sudah instruksikan ke pihak Puskesmas untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Antisipasi tetap perlu, tapi tidak perlu khawatir berlebihan seperti saat pandemi COVID-19.”

“Mungkin orang-orang akan bertanya apakah ada kasus di tempat kita. Padahal, sebagai perbandingan, untuk kasus leptospirosis yang sama-sama disebabkan oleh tikus saja, dalam setahun itu sangat jarang terjadi kasus,” tambahnya.

​Pihak Dinkes mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi valid melalui akun Instagram resmi @p2p_dinkesbanjar agar tidak termakan isu hoaks yang meresahkan.

 

 

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Jelang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Pambakal Serentak, DPMD Banjar Gelar Rakor Mantapkan Persiapan

17 Juli 2026 - 20:16 WIB

Komisi III DPRD & Dinas PUPR Kalsel Tinjau Infrastruktur Air Bersih, IPA Mekarsari Siap Layani 4.000 Sambungan Rumah Mulai 2027

17 Juli 2026 - 20:12 WIB

Dorong Inovasi Pemuda Peduli Lingkungan, Dispora Kalsel Akan Gelar Pepelingasih 2026 di Akhir Juli

17 Juli 2026 - 20:08 WIB

Kasus Curanmor di Tungkaran, Polsek Martapura Ringkus Dua Pelaku Kurang dari 24 Jam

17 Juli 2026 - 20:04 WIB

Terapkan Sistem Manajemen Talenta, Bupati Banjar Lantik Empat Pejabat Tinggi Pratama

17 Juli 2026 - 16:03 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Optimalkan Penyaluran Biosolar di Tengah Meningkatnya Permintaan

16 Juli 2026 - 18:20 WIB

Trending di ADVERTORIAL