Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 12 Mei 2026 09:01 WIB

Dinkes Banjar Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus, Masyarakat Diminta Tetap Tenang


 ​Kepala Bidang P2P Dinkes Banjar, Hj. Mariana, SKM. Perbesar

​Kepala Bidang P2P Dinkes Banjar, Hj. Mariana, SKM.

Ricek.iD- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar memastikan hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus Hantavirus di wilayah Kabupaten Banjar. Penegasan ini disampaikan untuk meredam kekhawatiran masyarakat di tengah isu viralnya virus tersebut.

Kepala Bidang P2P Dinkes Banjar, Hj. Mariana, SKM, menyatakan bahwa meski surat edaran kewaspadaan sudah diterbitkan sejak akhir tahun 2025 mengikuti arahan Kementerian Kesehatan, namun secara fakta lapangan, kasus tersebut nihil di Kabupaten Banjar.

​”Untuk kasus nyatanya di wilayah kita sebenarnya memang tidak ada. Alhamdulillah, belum ada kasusnya sama sekali,” ungkap Mariana saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).

​Mariana menambahkan bahwa gejala Hantavirus memang cukup umum dan mirip dengan penyakit lain seperti tifus, malaria, atau demam biasa. Oleh karena itu, tenaga medis akan lebih fokus pada riwayat kontak pasien. Risiko menjadi pandemi pun dinilai sangat kecil karena pola penularannya yang spesifik dari hewan ke manusia.

​”Kami sudah instruksikan ke pihak Puskesmas untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Antisipasi tetap perlu, tapi tidak perlu khawatir berlebihan seperti saat pandemi COVID-19.”

“Mungkin orang-orang akan bertanya apakah ada kasus di tempat kita. Padahal, sebagai perbandingan, untuk kasus leptospirosis yang sama-sama disebabkan oleh tikus saja, dalam setahun itu sangat jarang terjadi kasus,” tambahnya.

​Pihak Dinkes mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi valid melalui akun Instagram resmi @p2p_dinkesbanjar agar tidak termakan isu hoaks yang meresahkan.

 

 

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Ketua TP PKK Kalsel Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak Kebakaran & Kabut Asap di Barito Kuala

18 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

18 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel

16 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Penutupan PKN Sekaligus Peluncuran Banua Kalsel Corporate University, Tekankan Kepemimpinan yang Inovatif

15 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Pengukuhan Kepala BPKP Kalsel, Gubernur Berharap Pendampingan Jangkau Program yang Langsung Menyentuh Masyarakat

15 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Gubernur & Forkopimda Kalsel Ajak Semua Unsur Masyarakat Gotong Royong Padamkan Kahutla

15 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Trending di ADVERTORIAL