Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

KESEHATAN · 3 Jan 2026 17:15 WIB

Dinkes Kalsel Imbau Warga Tak Panik Soal Kabar Super Flu


 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin. foto:mckalsel Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin. foto:mckalsel

Ricek.IDBanjarmasin– Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengingatkan masyarakat agar tetap tenang namun tetap waspada terkait kabar tentang “super flu” yang beredar di media.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin, menekankan bahwa istilah “super flu” bukanlah nama resmi virus baru. Sebutan tersebut digunakan media untuk Influenza A (H3N2 subclade K), yang masih termasuk influenza musiman biasa.

“Berdasarkan bukti ilmiah, virus ini tidak lebih berbahaya atau mematikan dibanding flu pada umumnya,” jelas Diauddin, Jumat (2/1/2026).

Diauddin menambahkan, deteksi virus Influenza A (H3N2) dilakukan melalui surveilans rutin penyakit pernapasan yang secara berkala dijalankan pemerintah. Tujuannya adalah memantau peredaran virus sekaligus memastikan kesiapan sistem kesehatan dalam menghadapi penyakit menular.

Hingga kini, sebagian besar kasus yang tercatat menunjukkan gejala ringan hingga sedang dan bisa pulih dengan perawatan medis standar. Kondisi fasilitas kesehatan di Kalsel juga dinyatakan tetap siaga dan terkendali.

Meski demikian, Diauddin mengingatkan kelompok tertentu untuk lebih berhati-hati, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta.

Untuk pencegahan, masyarakat disarankan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), memakai masker saat batuk atau flu, rutin mencuci tangan, serta menjaga stamina dengan istirahat yang cukup.

“Jika gejala flu memburuk, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” imbuhnya. Selain itu, vaksinasi influenza tetap dianjurkan untuk mengurangi risiko penyakit yang lebih berat, khususnya bagi kelompok rentan.

Dinas Kesehatan Kalsel menegaskan pentingnya tidak panik dan selalu mengacu pada informasi resmi dari pemerintah dan otoritas kesehatan, agar masyarakat tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terbukti. (MC KALSEL)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru, Pemprov Kalsel Dukung Pengembangan Perdagangan Karbon

23 Juni 2026 - 17:59 WIB

Menkes RI Dorong Investasi Kesehatan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

22 Juni 2026 - 20:39 WIB

Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Pelaku Usaha Banua Bisa Manfaatkan Layanan Transaksi Internasional

22 Juni 2026 - 20:21 WIB

Diskominfo Kalsel Tegaskan Pentingnya Verifikasi Dewan Pers untuk Lindungi Masyarakat dari Informasi Menyesatkan

22 Juni 2026 - 20:19 WIB

Festival Piala Presiden U10 & U12 Kalsel Dimulai, Puluhan Tim Perebutkan Tiket Nasional

22 Juni 2026 - 20:16 WIB

Turut Serta di PENAS KTNA XVII 2026, Kontingen Kalsel Perkuat Kompetensi & Adopsi Inovasi Ketahanan Pangan

21 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di ADVERTORIAL