Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

NASIONAL · 23 Jun 2026 18:10 WIB

Menpora Ungkap Nobar Piala Dunia Berdampak Positif dalam Menggerakkan Pertumbuhan Ekonomi


 Menpora Ungkap Nobar Piala Dunia Berdampak Positif dalam Menggerakkan Pertumbuhan Ekonomi Perbesar

Ricek.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang kini telah tersebar ribuan titik di berbagai daerah Indonesia.

Menurut Menpora, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya sangat senang diundang TVRI untuk mengikuti nobar piala dunia ini, Argentina melawan Austria. Kemenpora sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden (Prabowo Subianto) yang memberikan hiburan (tayangan olahraga) untuk masyarakat. Saya yakin dengan adanya nobar, aktivitas ekonomi dapat tumbuh secara menyeluruh di berbagai tempat,” ujar Erick pada Senin (22/6/2026).

Berdasarkan data yang diperoleh dari TVRI, jumlah titik nobar telah mencapai 7.200 lokasi. Ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa kegiatan tersebut membawa manfaat yang luas.

“Sekarang titik nobar sudah mencapai 7.200. Artinya ini sebuah kegiatan yang positif, karena itu Kemenpora juga telah meminta kepada Kemendagri agar para kepala daerah berupaya menyelenggarakan kegiatan nobar yang mendukung pertumbuhan ekonomi dengan melibatkan UMKM,” katanya.

Menpora menambahkan olahraga telah terbukti menjadi salah satu sektor yang mampu menggerakkan roda ekonomi. Dia mencontohkan tingginya tingkat kehadiran penonton pada ajang Piala Dunia tahun ini yang berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi di daerah penyelenggara.

“Kalau Piala Dunia itu sesuatu yang luar biasa. Saya melihat tingkat kehadiran penonton di stadion bisa mencapai 96,5 persen, kita bisa melihat bagaimana ekonomi di sekitar kegiatan olahraga ikut bergerak,” jelas Erick.

Lebih lanjut, Menpora mengatakan pihaknga akan terus mencari berbagai peluang kerja sama untuk memperluas akses masyarakat terhadap tayangan olahraga melalui televisi nasional.

Salah satu upaya yang akan didorong adalah membuka peluang penayangan lebih banyak pertandingan olahraga, termasuk kompetisi nasional, melalui TVRI.

“Kemenpora tentunya akan mencari solusi. Siapa tahu kita bisa bekerja sama untuk menyiarkan pertandingan olahraga lebih banyak. Kita akan cari jalan juga agar pertandingan olahraga nasional bisa hadir di TVRI, kita cari sponsornya sama-sama,” pungkas Erick.

Sumber : Kemenpora.go.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Perkuat Konektivitas hingga Pelosok Indonesia, Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi

23 Juni 2026 - 18:19 WIB

Pemerintah Gulirkan Stimulus Ekonomi di Semester II 2026, Mulai Diskon Transportasi hingga Bantuan Pangan

23 Juni 2026 - 18:14 WIB

Menkes RI Dorong Investasi Kesehatan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

22 Juni 2026 - 20:39 WIB

Naik Peringkat, Indonesia Terbaik Kedua Destinasi Wisata Ramah Muslim

22 Juni 2026 - 20:30 WIB

Presiden Prabowo Sampaikan Arahan Terkait Transformasi BUMN & Optimalisasi Aset Negara

22 Juni 2026 - 20:27 WIB

Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Bareskrim Polri Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

21 Juni 2026 - 20:42 WIB

Trending di HUKUM