Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

ADVERTORIAL · 12 Agu 2026 15:31 WIB

Dorong Permainan Tradisional Tetap Eksis, KORMI Banjar Dukung Kompetisi Balogo di Masyarakat


 Dorong Permainan Tradisional Tetap Eksis, KORMI Banjar Dukung Kompetisi Balogo di Masyarakat Perbesar

Ricek.ID – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Banjar berikan perhatian terhadap keberadaan Balogo, permainan tradisional khas Banjar yang masih dimainkan masyarakat di sejumlah wilayah. KORMI mendorong agar Balogo terus dikembangkan dan dilestarikan sebagai bagian dari olahraga tradisional masyarakat Banjar.

Ketua KORMI Kabupaten Banjar, Ahmad Fauzan Asniah, pada Rabu (12/8/2026) mengatakan Balogo memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, termasuk melalui kompetisi yang melibatkan masyarakat. Menurutnya, keberadaan permainan tradisional seperti Balogo harus mendapat dukungan agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman.

“Karena itu salah satu bagian dari KORMI, artinya kita mendorong olahraga tradisional itu harus dikembangkan, kita pertahankan. Kalau ada potensi seperti itu, kita coba jaga. Kalau perlu kita siapkan turnamennya, biar terjaga,” ujarnya.

Ahmad Fauzan mengakui, keberadaan Balogo dan permainan tradisional lainnya yang berkembang di masyarakat belum seluruhnya terpantau oleh KORMI. Salah satu penyebabnya karena permainan tersebut banyak tumbuh di wilayah pedesaan.

“Ketidaktahuan itu karena kan ada di pedesaan. Nah, sekarang kalau ada informasi, alangkah baiknya kita jemput, kita lihat bagaimana nanti. Kalau ada kompetisi, kita tunjang,” katanya.

Ahmad Fauzan menilai Balogo memiliki nilai lebih karena tidak hanya menjadi aktivitas olahraga masyarakat, tetapi juga bagian dari warisan budaya lokal Banjar. Karena itu, KORMI akan berupaya menggali dan menginventarisasi potensi Balogo yang masih aktif dimainkan masyarakat.

Menurutnya, pelestarian Balogo menjadi semakin penting di tengah munculnya berbagai olahraga modern yang kini semakin populer. Ia mengingatkan agar perkembangan teknologi dan tren olahraga baru tidak membuat permainan tradisional semakin ditinggalkan.

“Ini kan olahraga tradisional yang luar biasa, asli Banjar. Harus dijaga, dilestarikan, dipertahankan. Tantangannya di tengah modern ini jangan sampai olahraga tersebut terkikis oleh kemajuan teknologi. Harus dikembangkan, jangan kalah dengan padel,” tegasnya.

KORMI Kabupaten Banjar pun menyatakan siap memberikan dukungan apabila komunitas Balogo di daerah menggelar kompetisi. Bahkan, KORMI akan mencoba mendekati komunitas yang masih rutin menggelar permainan tersebut untuk melihat langsung potensi dan aktivitas Balogo di masyarakat.

“Bila ada kompetisi, siap mendukung. Kita dukung, yakin kita dukung. Bahkan katanya di situ tiga kali seminggu ada hadiahnya sembako. Kita cari, coba kita dekati,” pungkas Ahmad Fauzan.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bernapas dalam Asap: Nestapa Warga di Tengah Karhutla Lahan

27 September 2026 - 13:42 WIB

PLN dan LPKSM Borneo Kalimantan Perkuat Edukasi Digital bagi Pelaku UMKM

25 September 2026 - 19:29 WIB

Bea Cukai Kotabaru Musnahkan 612 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 154 Liter MMEA

24 September 2026 - 19:15 WIB

HUT ke-81 TNI, Lanal Kotabaru Bagikan Sembako kepada Masyarakat

24 September 2026 - 15:04 WIB

Dengarkan Suara Pelanggan, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan ICONNET

23 September 2026 - 19:09 WIB

PLN Icon Plus Regional Kalimantan Dorong Kepedulian Lewat Donor Darah

23 September 2026 - 11:10 WIB

Trending di ADVERTORIAL