Ricek.ID – Kondisi badan jalan di RT 03, Desa Pematang Panjang, Kecamatan Sungai Tabuk yang mengalami kerusakan akibat pengerjaan pemasangan pipa distribusi leding milik PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar membuat masyarakat marah.
Bahkan warga yang marah sempat ingin melakukan aksi demonstrasi. Beruntung kemarahan warga berhasil diredam aparat Desa Pematang Pajang yang kemudian mengambil langkah koordinasi dengan anggota DPRD Kabupaten Banjar dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang termasuk Sungai Tabuk dan pihak PTAM Intan Banjar Cabang Sungai Tabuk.
Hasilnya kemudian dilaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD bersama jajaran PTAM Intan Banjar pada Rabu (20/5/2026).
Kepala Desa Pematang Panjang, Achmadi, menjelaskan struktur badan jalan sebelum dilakukan pemasangan jaringan perpipaan pada akhir 2024 sudah sangat padat dan aman dilintasi kendaraan bermotor; roda dua, empat, maupun kendaraan besar lainnya.
“Setelah ada pemasangan pipa dari PTAM yang selesai pada awal 2025, kondisi badan jalan kurang lebih sepanjang 800 meter menjadi lembek hingga membuat roda kendaraan bermotor yang melintas terperosok,” katanya.
Achmadi menambahkan, proses pengerasan jalan akhirnya dilakukan warga secara swadaya. Selain itu warga sebelumnya sempat ingin melakukan aksi demonstrasi, beruntung masih mampu diredam.
“Selaku pambakal desa, saya berinisiatif untuk berkoordinasi dengan Ibu Rusdiana, anggota Komisi II, dan Kantor Cabang PTAM di Sungai Tabuk. Memang langsung ditindaklanjuti dengan melakukan survei, namun setelah itu tidak ada kabarnya lagi,” katanya.
Atas dasar itu, Pemdes Pematang Panjang melayangkan surat ke PTAM Intan Banjar dan ditembuskan ke Kecamatan Sungai Tabuk serta DPRD Kabupaten Banjar.
“Alhamdulillah Komisi II DPRD langsung memberikan respons dan mengadakan RDP bersama PTAM. Memang distribusi air dari PTAM berjalan lancar, namun warga ingin infrastruktur jalannya dikembalikan seperti semula,” harapnya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama (Dirut) PTAM Intan Banjar Syaiful Anwar memastikan akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut karena selama pengerjaan pemasangan jaringan perpipaan di wilayah Gambut dan Sungai Lulut berjalan dengan baik.
“Intinya, kami akan segera memperbaiki melalui pihak ketiga. Kalau hasilnya belum maksimal, Pemdes dapat langsung berkoordinasi ke PTAM karena kami ingin semuanya berjalan dengan baik,” ucapnya.
Usai memimpin gelaran RDP, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, Lauhul Mahfudz, mengapresiasi komitmen yang disampaikan PTAM Intan Banjar untuk segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lapangan.
“Hari ini kami sudah menindaklanjuti laporan terkait persoalan yang terjadi di Desa Pematang Panjang. Alhamdulillah, PTAM Intan Banjar sudah berkomitmen untuk menindaklanjutinya, bahkan akan langsung melakukan aksi di lapangan,” ujarnya.
Politisi muda Partai NasDem Kabupaten Banjar ini pun mengapresiasi komitmen yang disampaikan Dirut PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar.
“Komitmennya sangat bagus, dan pihak desa juga sudah sepakat. Namun, dalam pelaksanaannya Pemdes dan PTAM diharapkan dapat terus berkoordinasi dengan Komisi II, khususnya melalui anggota Komisi II DPRD yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) IV,” kata Lauhul Mahfudz.













