Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

ADVERTORIAL · 29 Apr 2026 20:48 WIB

Dukung Sosialisasi Antikorupsi, DPRD Banjar Dorong Penguatan Integritas ASN


 Dukung Sosialisasi Antikorupsi, DPRD Banjar Dorong Penguatan Integritas ASN Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar sosialisasi antikorupsi yang dilaksanakan Inspektorat Kabupaten Banjar di Aula Barakat Martapura pada Rabu (29/4/2026) sebagai komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan bebas dari praktik korupsi.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar Irwan Bora, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar Abdul Razak, serta jajaran kepala SKPD, staf ahli, asisten daerah, hingga aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Banjar.

Sosialisasi digelar sebagai upaya memperkuat pemahaman sekaligus membangun komitmen bersama dalam mencegah potensi tindak pidana korupsi, terutama pada sektor perencanaan dan penganggaran daerah.

Dalam kegiatan itu, materi disampaikan narasumber dari Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) Kalimantan Selatan.

Mereka menyoroti pentingnya pendidikan antikorupsi yang dilakukan secara berkelanjutan, termasuk memperkuat budaya integritas di lingkungan kerja pemerintahan.

Selain penegakan hukum, pendekatan edukatif dinilai menjadi langkah penting dalam menekan peluang terjadinya penyimpangan. Kesadaran kolektif mengenai dampak korupsi terhadap masyarakat dan pembangunan daerah disebut harus terus dibangun.

Wakil Ketua DPRD Banjar Irwan Bora mengatakan kehadiran unsur legislatif dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sistem pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan perlu memiliki pemahaman yang sama dalam mengawal proses perencanaan maupun penggunaan anggaran daerah agar terhindar dari praktik koruptif.

“Sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah sangat penting untuk memperkuat fungsi pengawasan sehingga setiap kebijakan benar-benar berjalan sesuai aturan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Inspektorat Kabupaten Banjar juga mendorong penguatan sistem pengendalian internal di setiap instansi pemerintah, mulai dari transparansi pengelolaan anggaran, akuntabilitas kinerja, hingga peningkatan integritas ASN.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Banjar berharap upaya pencegahan korupsi tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, namun mampu membentuk budaya kerja yang menjunjung profesionalisme dan kejujuran di lingkungan birokrasi.

Dengan keterlibatan seluruh pihak, pemerintah daerah optimistis dapat menciptakan sistem pemerintahan yang bersih, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

258 Keluarga Desa Pekauman Terima Bantuan Beras Bulog

1 September 2026 - 16:36 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Ajak ASN Teladani Akhlak Rasulullah

1 September 2026 - 16:29 WIB

Gubernur Kalsel Bersama Forkopimda & Perwakilan Mahasiswa Padamkan Bara di Lahan Gambut

1 September 2026 - 13:23 WIB

DPRD Kotabaru Setujui Raperda Perubahan APBD 2026 Menjadi Perda

31 Agustus 2026 - 18:50 WIB

HUT ke-81 RI, 28 Batang Panjat Pinang Semarakkan Perayaan di Desa Panggung Tanah Laut

29 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Relawan UNIVSM Peduli Bagi Masker Gratis Sembari Galang Dana Korban Kebakaran

29 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Trending di ADVERTORIAL