Menu ✖

Mode Gelap
Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

Kab. Banjar · 10 Feb 2026 15:26 WIB

Festival Bacatuk Dauh 2026 Kabupaten Banjar Dimulai


 Festival Bacatuk Dauh 2026 Kabupaten Banjar Dimulai Perbesar

Martapura, Ricek.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) kembali menyelenggarakan Festival Bacatuk Dauh 2026. Agenda tahunan yang menjadi ikon budaya di “Serambi Mekkah” ini resmi dimulai pada Selasa (10/2/2026) di Martapura.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Banjar, Muhammad Syahid, menjelaskan bahwa festival ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam menjaga, mengembangkan, dan memanfaatkan objek pemajuan kebudayaan lokal.

“Festival Bacatuk Dauh adalah upaya kami memastikan kelestarian tradisi Banjar yang religius. Ini sudah menjadi program rutin untuk menjaga identitas daerah,” kata Syahid.

Pionir Pelestarian Budaya di Kalimantan Selatan

Sejak pertama kali dihelat pada 2018, Kabupaten Banjar mengukuhkan diri sebagai pionir atau pencetus festival seni memukul bedug ini di Kalimantan Selatan. Keberhasilan acara ini bahkan telah menginspirasi kabupaten dan kota lain untuk menggelar kegiatan serupa.

Namun, Syahid mengungkapkan adanya penurunan jumlah peserta pada tahun ini. Jika tahun sebelumnya tercatat 29 grup, tahun 2026 ini hanya diikuti oleh 21 peserta.

“Penurunan ini kemungkinan karena banyak grup yang sedang melakukan peremajaan anggota, sehingga belum siap tampil. Meski begitu, secara kualitas teknik dan estetika, peserta tahun ini tetap sangat kompetitif,” ungkapnya.

Sistem Seleksi dan Jadwal Final

Babak penyisihan akan berlangsung selama dua hari untuk menyaring peserta menjadi 9 finalis utama. Terkait jadwal babak final, pihak panitia masih menunggu koordinasi dengan pimpinan daerah.

Ada dua opsi waktu yang diusulkan untuk malam puncak, yaitu malam pertengahan Ramadan atau Malam ke-21 Ramadan (Malam Selikur).

Sembilan finalis terpilih nantinya akan memperebutkan berbagai kategori juara, mulai dari Juara I hingga III, Harapan I hingga III, kategori Terfavorit, Busana Terbaik, hingga penghargaan khusus bagi Pelestari Budaya.

Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Agar memotivasi para seniman muda, Pemkab Banjar telah menyiapkan piala, piagam, serta uang pembinaan dengan total nilai puluhan juta rupiah. Berikut adalah rincian hadiah bagi para pemenang:

Kategori Juara dan Nilai Hadiah

Juara I penghargaan beserta Uang Pembinaan Rp13.000.000

Juara II beserta Uang Pembinaan Rp10.000.000

Juara III Uang Pembinaan Rp8.000.000

Harapan I, II, III secara berurutan yaitu Rp7 Juta, Rp6 Juta, & Rp5 Juta

Kemudian Favorit, Pelestari, Busana Terbaik sebanyak Rp4.000.000 (per kategori)

Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mencintai seni tradisional yang bernapaskan nilai-nilai islami.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Desa Pekauman Tingkatkan Kapasitas Kader Kesehatan

28 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Pemdes Keramat Giat Jumat Bersih Tindak Lanjuti Edaran Bupati Banjar

27 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Pambakal Desa Ali Mukim Tegaskan Solidaritas APDESI Ujung Tombak Pembangunan Banjar

27 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Bupati Banjar Hadiri Rangkaian Haul ke-58 KH Sya’rani Arief

27 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Ribuan Santri se-Kalsel Ikuti Kirab Santri Nasional di Kabupaten Banjar

27 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Menjelang 5 Rajab 1448 H, Pemkab Banjar Matangkan Kesiapan Kegiatan Rutin Sekumpul

26 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Trending di ADVERTORIAL