Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

ADVERTORIAL · 11 Okt 2026 20:54 WIB

Fokus Awal di Sarkawi, BPBD Kalsel Libatkan Sektor Usaha Tangani Karhutla


 Fokus Awal di Sarkawi, BPBD Kalsel Libatkan Sektor Usaha Tangani Karhutla Perbesar

Ricek.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) mengapresiasi keterlibatan sektor usaha dari bidang pertambangan, kehutanan, dan perkebunan dalam mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalsel.

Hal ini disampaikan Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra, usai mengikuti Apel Penanganan Karhutla di Pos Lapangan Sambang Lihum, Kabupaten Banjar pada Minggu (11/10/2026). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq.

Ronny mengatakan, keterlibatan dunia usaha menjadi dukungan penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat upaya penanganan karhutla, terutama di wilayah yang membutuhkan penanganan segera.

“Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dari sektor usaha, baik pertambangan, kehutanan, maupun perkebunan. Keterlibatan tiga sektor tersebut membantu kita dalam penanggulangan karhutla di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ronny menjelaskan, penanganan tahap awal difokuskan di wilayah Sarkawi. Upaya tersebut akan dievaluasi berdasarkan perkembangan di lapangan sebelum dukungan personel dan sumber daya dialihkan ke wilayah lain yang membutuhkan penanganan lebih cepat.

“Insyaallah, apabila penanganan di lokasi awal ini berjalan baik dalam satu minggu, kita akan bergeser ke titik-titik lain yang dianggap perlu mendapatkan penanganan lebih cepat,” jelasnya.

Ronny juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, yang telah menggerakkan unsur sektor swasta untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menangani karhutla.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha diperlukan agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara lebih terarah, dengan dukungan sumber daya yang tersedia di masing-masing sektor.

Terkait perkembangan sebaran karhutla, Ronny menyebutkan bahwa tren pergerakan penanganan saat ini mengarah ke wilayah barat, meliputi Gambut, Pematang, dan Handil Bakti.

Sementara itu, kondisi di sekitar kawasan bandara dinilai relatif terkendali berdasarkan pemantauan yang dilakukan. Meski demikian, upaya penanganan tetap perlu disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

BPBD Kalsel berharap sinergi antara pemerintah dan sektor usaha dapat terus diperkuat sehingga penanganan karhutla di berbagai wilayah dapat berjalan efektif, sekaligus mengurangi risiko meluasnya kebakaran yang berdampak terhadap masyarakat dan lingkungan.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah

29 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Berkolaborasi Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih, PT PTK & PWI Kotabaru Akan Salurkan Bantuan Tandon Air

29 Oktober 2026 - 12:12 WIB

PDI Perjuangan Nias Utara Gelar Aksi Sosial Berbagi Sembako di Hari Sumpah Pemuda ke-98

29 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Polres Tanah Laut, Teguhkan Semangat Patriotisme & Kepedulian

28 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Ajak Pemuda Berkontribusi bagi Masyarakat

28 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi

28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Trending di ADVERTORIAL