Balangan, Ricek.ID – Gerakan Buku Meratus (GBM) kembali melaksanakan ekspedisi literasi dengan misi menyebarluaskan budaya membaca di kawasan kaki Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini dilakukan dengan mengumpulkan donasi buku dan perlengkapan sekolah untuk disalurkan kepada Sekolah Dasar Kecil (SDK).

Dalam ekspedisi kali ini, GBM berkolaborasi dengan berbagai pihak, di antaranya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Balangan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sapta Mandiri, FKIP, FST, hingga Aliansi Mahasiswa Biru Langit (AMBL).

Donasi yang dikumpulkan meliputi buku bacaan, alat tulis, seragam sekolah, tas, serta bantuan dana yang akan dialokasikan untuk kebutuhan siswa di SDK Ambatunin, Desa Uren, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan.

Pengumpulan donasi dibuka hingga Jumat (3/4/2026) di Sekretariat PWI Balangan. Sementara donasi dalam bentuk uang juga dapat disalurkan melalui transfer digital.

Koordinator Lapangan Ekspedisi, Muhammad Fikri, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata gerakan kepemudaan dalam menyebarluaskan literasi sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak di daerah terpencil.

Menurutnya, literasi memiliki peran penting dalam membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi anak-anak, tanpa terkecuali mereka yang berada di wilayah pelosok.

“Kami akan melakukan pendistribusian donasi pada 4 April dan kembali pada 5 April. Ini adalah komitmen kami dalam membangun komunitas literasi dan menyebarkan semangat membaca,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa perjalanan menuju lokasi cukup menantang. Tim harus menempuh perjalanan kendaraan hingga titik tertentu, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 2 hingga 3 jam.

Setibanya di lokasi, berbagai kegiatan akan dilaksanakan, mulai dari nonton bersama film bertema pendidikan, permainan edukatif, hingga penyerahan donasi kepada siswa dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini merupakan ekspedisi kedua GBM setelah sebelumnya dilaksanakan pada Februari 2025. Pada tahun 2026, GBM menargetkan dapat menjangkau setidaknya tiga SDK di Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa Universitas Sapta Mandiri, Abdullah, menegaskan pentingnya pemerataan akses pendidikan dan literasi bagi seluruh anak di Indonesia.

“Dengan memiliki literasi, mereka akan memiliki wawasan yang luas. Harapannya, semangat belajar anak-anak di daerah yang kami kunjungi semakin meningkat,” ujarnya.

Share.
Leave A Reply Cancel Reply
Exit mobile version