Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

OLAHRAGA · 12 Jul 2026 19:02 WIB

Indonesia Raih Sepasang Medali Emas Speed Perorangan dalam World Climbing Series Chamonix


 Chamonix (FRA), 11 July 2026: Speed finals during the World Climbing Series in Chamonix (FRA).???? Jan Virt/World Climbing. This photo is for editorial use only. For any additional use please contact communications@worldclimbing.com Perbesar

Chamonix (FRA), 11 July 2026: Speed finals during the World Climbing Series in Chamonix (FRA).???? Jan Virt/World Climbing. This photo is for editorial use only. For any additional use please contact communications@worldclimbing.com

Ricek.ID – Tim panjat tebing Indonesia berhasil mengawinkan medali emas speed perorangan dalam ajang World Climbing Series Chamonix, Prancis pada Minggu (12/7/2026). Selain itu, Indonesia juga berhasil meraih satu medali perak speed perorangan putra.

Medali emas untuk Indonesia dipersembahkan oleh Desak Made Rita Kusuma Dewi dari speed perorangan putri. dan Veddriq Leonardo dari speed perorangan putra. Sementara itu, satu medali perak speed perorangan putra dipersembahkan oleh Antasyafi Robby Al Hilmi.

Desak Made tampil dengan stabil dalam seri ini. Kemenangan ini menjadi kemengan pertamanya di seri Chamonix. Medali emas ini semakin terasa manis karena pada seri di pekan sebelumnya yakni di Krakow, Polandia, Desak Made juga berhasil membawa pulang medali emas.

Di babak final perebutan emas, Desak Made berhadapan dengan atlet Italia Giulia Randi. Desak Made tampill all out dan berhasil unggul sekaligus mengamankan gelar setelah menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 6,22 detik. Sementara, Giulia Randi mencatatkan waktu 6,51 detik.

Medali perunggu diraih Capucine Viglione dari Prancis. Ia berhadapan dengan Isis Rothfork dari Amerika Serikat dan unggul dengan catatan waktu 6,41 detik, sedangkan lawannya 6,53 detik.

Desak Made mengaku sangat senang dengan kemenangan ini. Ia mengaku penampilannya pada final sangat baik dan dia sangat menikmati pemanjatannya.

“Malam ini, saya tampil dengan performa terbaik. Saya sangat senang bisa memenangkan medali emas ini untuk negara saya dan tim saya. Dalam benak saya, saya selalu bilang mari lakukan yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, di speed perorangan putra Veddriq Leonardo berhadapan dengan rekan senegara yakni Antasyafi Robby Al Hilmi di perebutan emas. Veddriq unggul dengan catatan waktu 4,89 detik sedangkan Robby 5,11 detik. Medali perunggu diraih atlet Jepang Ryo Omasa setelah mengalankan atlet Tiongkok Yicheng Zhao. Ryo Omasa ungggul tipis dengan catatan waktu 4,701 detik, sedangkan Yicheng Zhao 4,704 detik.

Veddriq mengaku sangat bersyukur atas kemenangan ini. Apalagi emas kali ini merupakan emas pertamanya usai meraih medali emas di Olimpiade. Ia mengaku jeda waktu untuk kesuksesan ini sangatlah lama. Ia pun berterima kasih pada seluruh masyarakat Indonesia dan tim karena dukungan mereka sangatlah berarti.

“Saya berasa sangat bersyukur. Apalagi ini medali emas pertama saya usai Olimpiade. Terima kasih atas dukungannya,” katanya.

Veddriq mengakui sebelumnya ia belum bisa memanjat dengan sempurna karena belum bisa berlatih dengan maksimal.

“Saya berusaha dengan maksimal dan ini adalah pencapaian yang nyata. Saya sangat bersyukur dengan pencapaian ini,” ungkapnya.

Asisten Pelatih Speed Fitriyani bersyukur dengan pencapaian ini. Ia menilai semua atlet tampil secara total walaupun tidak ada latihan khusus setelah dari Krakow, Polandia. Tim Indonesia hanya melakukan penyesuaian dengan kondisi di Chamonix, Prancis.

“Meskipun dengan segala keterbatasan yang ada, para atlet mampu menampilkan yang terbaik. Mereka sudah tampil dengan maksimal dan mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia. Kami sangat bangga akan pencapaian ini. Saya juga mengucapkan terima kasih untuk seluruh masyarakat Indonesia yang senantiasa mendoakan kami,” ujarnya.

Sumber : kemenpora.go.id

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Menpora Dampingi Atlet, Indonesia Lampaui Target dengan 10 Emas Asian Para Games 2026

24 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Raih 14 Medali Asian Para Games 2026, Indonesia Bidik Posisi Delapan Besar

24 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Pemkab Kotabaru Siapkan Bonus Atlet, Penyerahan Simbolis 28 Oktober

23 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Buka Indonesia Women’s League 2026, Ketum PSSI Target Lahirkan Pemain Berkualitas untuk Timnas hingga Prestasi Kancah Internasional

18 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Tim Tinju Kalsel Bidik Tiga Besar di Kejurnas AHY Cup 2026

16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Kejurprov Voli Pasir Kalsel Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju PON Pantai 2026

16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Trending di ADVERTORIAL