Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

ADVERTORIAL · 4 Okt 2024 16:55 WIB

Kampanye di Banua Lawas, H. Fani Jawab Keresahan Warga soal Ekonomi hingga Pertanian


 Antusiasme masyarakat Desa Habau Hulu Kecamatan Banua Lawas saat bertemu dan berdialog langsung dengan Calon Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani. (foto : ist/dzr) Perbesar

Antusiasme masyarakat Desa Habau Hulu Kecamatan Banua Lawas saat bertemu dan berdialog langsung dengan Calon Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani. (foto : ist/dzr)

TANJUNG – Kamis (3/10) sore, Calon Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, menggelar kampanye dialogis di Desa Habau Hulu, Kecamatan Banua Lawas, Tabalong.

H. Fani tampak bersemangat melihat antusiasme masyarakat, ia menjelaskan secara teknis dan detil rencana program dari tujuh inovasi yang ia usung.

Seperti biasa, H Fani menjawab setiap persoalan yang dikeluhkan, mulai dari masalah sosial, ekonomi, pertanian, pendidikan, pelayanan publik, hingga kinerja lembaga pemerintah daerah.

Dari pantauan, warga setempat lebih banyak mempersoalkan terkaitnya minimnya perhatian pemerintah daerah di sektor potensi ekonomi dan pertanian.

Calon Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani atau kerap disapa H Fani berfoto bersama warga seusai kampanye dialogis di Desa Habau Hulu, Kecamatan Banua Lawas, Tabalong. (foto : ist/dzr)

Misalnya, terkait sulitnya mendapatkan pupuk, lalu perihal pola tanam serta panen yang berpotensi dua kali panen dalam setahun.

“Selain mendukung penuh dengan penambahan anggaran untuk sektor pertanian, kita juga akan mengembangkan pola tanam juga panennya hingga meningkatkan produksi pertanian dengan dukungan teknologi,” ujarnya.

Sebelumnya, Muhammad Fitli, warga setempat, mengeluhkan masalah petani yang sulit mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Saat ini pupuk urea itu hanya menghijaukan daun saja, bukan mengembangkan potensi kualitas produksi,” katanya.

Fitli berencana menegembangkan P200 pada Sawah Raden, dengan fasilitas infrastruktur berbentuk pompa Irigasi.

Terkait lahan tadah hujan di desanya, menurut Fitli, dengan pola dan dukungan pupuk yang disubsidi, maka akan dapat diterapkan pola satu tahun dua kali panen.

Sementara itu, Fitli mengaku puas dengan penjelasan dari H Fani.

Menurutnya, ke depan persoalan disektor pertanian saat ini adalah mindset atau pola pikir petani itu sendiri.

Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

DWP Kotabaru Gelar Pertemuan Rutin, Angkat Tema Rumah Layak Huni untuk Wujudkan Keluarga Sehat & Sejahtera

20 Juli 2026 - 18:02 WIB

Sekda Banjar Tekankan Hak Anak Tumbuh & Berkembang dalam Peringatan Hari Anak Nasional 2026

19 Juli 2026 - 18:46 WIB

Dorong Penguatan Persatuan & Pembina Akhlak Masyarakat, Pemkab Banjar Tegaskan Dukung Kegiatan BKMT Kalsel

19 Juli 2026 - 17:30 WIB

Puskesmas Martapura Timur Salurkan Bantuan Alat Medis kepada SMPN 2 Martapura Timur untuk Perkuat Program UKS

19 Juli 2026 - 17:27 WIB

BKMT Kotabaru Gelar Festival Sholawat Busyro, Sholawat Badar & Mars BKMT Semarakkan Pekan Muharram & Milad ke-45

18 Juli 2026 - 19:47 WIB

Melalui Apel Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Kotabaru Perkuat Budaya Kerja Aparatur

18 Juli 2026 - 19:44 WIB

Trending di ADVERTORIAL