Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

HEADLINE · 10 Nov 2025 10:48 WIB

Kekerasan Anak dan Perempuan di Kalsel Catat 515 Kasus, Pencegahan Holistik Diupayakan


 Ilustrasi kekerasan terhadap anak dan perempuan. Foto: Freepik Perbesar

Ilustrasi kekerasan terhadap anak dan perempuan. Foto: Freepik

Banjarbaru, Ricek.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Banjarbaru, Sabtu (8/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan bagi kelompok rentan di Kalsel.

Data Simfoni PPA: 515 Kasus Kekerasan

Kepala DP3AKB Provinsi Kalsel, Husnul Hatimah, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayahnya masih tinggi dan diibaratkan sebagai fenomena “gunung es”.

Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) Provinsi Kalsel, tercatat 515 kasus kekerasan dari Januari hingga September 2025, dengan total 544 korban.

“Dari jumlah tersebut, korban anak (laki-laki dan perempuan) mencapai 331 orang, sementara korban perempuan tercatat sebanyak 202 orang. Adapun bentuk kekerasan yang paling banyak dialami adalah kekerasan psikis, seksual, dan fisik,” ujar Husnul.

Ia menegaskan, perempuan dan anak adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan bangsa, namun mereka merupakan kelompok rentan yang memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang secara aman.

Pencegahan Holistik dan Tanggung Jawab Bersama

Kekerasan Anak dan Perempuan di Kalsel Catat 515 Kasus, DP3AKB Gelar Sosialisasi
DP3AKB Provinsi Kalsel menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Banjarbaru, Sabtu (8/11/2025). Foto: MC Kalsel

Husnul menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini, seraya menekankan pentingnya pencegahan sebagai langkah utama yang harus diperkuat dengan melibatkan semua pemangku kepentingan.

“DP3A Kalsel berkomitmen untuk terus mendorong upaya-upaya yang bersifat holistik, mulai dari edukasi, penguatan regulasi, peningkatan kapasitas SDM, hingga layanan perlindungan yang terintegrasi,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa perlindungan perempuan dan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua, pendidik, dan tokoh masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kepedulian. Mari kita mulai dari rumah, sekolah, dan komunitas, dengan menanamkan nilai-nilai kesetaraan dan saling menghargai,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Husnul mengajak seluruh peserta untuk aktif menolak dan melaporkan setiap bentuk kekerasan.

“Dengan kerja sama yang kuat, kita yakin dapat mencetak generasi yang lebih baik, perempuan yang berdaya, serta keluarga yang sejahtera,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

6 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Terima Kunjungan Kedutaan Besar Belanda, Pemprov Kalsel Siapkan Surat Permohonan Pengembalian Benda Bersejarah

5 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Gubernur Kalsel Minta Kepala Sekolah Pastikan Tak Ada Pungutan Liar hingga Penggunaan BOS Sesuai Pertanggungjawaban

5 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Naikkan TPP ASN Pemprov Kalsel hingga 98 Persen, Gubernur Dorong Peningkatan Kinerja

3 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Hadapi Karhutla, Satpol PP & Damkar Kalsel Perkuat Patroli & Pengamanan Ring 1 Bandara

3 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan & Jejak Budaya Banjar, Benih Siam Madu Murakata Kalsel Dibawa ke Papua

3 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Trending di ADVERTORIAL