Menu ✖

Mode Gelap
Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

ADVERTORIAL · 26 Okt 2026 20:00 WIB

Kembali Pimpin PSSI Kalsel, Hasnuryadi Prioritaskan Pembinaan Talenta Lokal


 Kembali Pimpin PSSI Kalsel, Hasnuryadi Prioritaskan Pembinaan Talenta Lokal Perbesar

Ricek.ID – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Wagub Kalsel) Hasnuryadi Sulaiman kembali dipercaya menakhodai Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kalsel periode 2026–2030.

Pada periode kedua kepemimpinannya, penguatan pembinaan dan penjaringan talenta muda menjadi salah satu fokus untuk meningkatkan daya saing sepak bola Banua.

Kepercayaan tersebut diperoleh Hasnuryadi dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Pemilihan Ketua PSSI Provinsi Kalsel di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin pada Senin (26/10/2026).

Kongres diikuti perwakilan dari 13 kabupaten/kota dan 12 klub sepak bola.

Usai seluruh peserta menyepakati keputusan kongres, Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menyerahkan bendera pataka kepada Hasnuryadi sebagai simbol kepemimpinan organisasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kalsel Supian HK, mantan Bupati Tanah Laut Sukamta, serta Wakil Ketua DPRD Kalsel Alpiya Rakhman.

Hasnuryadi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan, amanah tersebut harus dijalankan bersama-sama untuk memperkuat organisasi sekaligus mendorong peningkatan prestasi sepak bola Kalsel.

Menurutnya, partisipasi perwakilan daerah dan klub dalam kongres menjadi modal penting untuk menyusun langkah pembinaan yang lebih terarah. PSSI Kalsel juga berencana menjangkau kabupaten dan kota guna melihat langsung potensi pemain serta kebutuhan pengembangan sepak bola di masing-masing daerah.

“Kami ucapkan kembali terima kasih atas amanah yang diberikan. Dari 13 kabupaten/kota, kemudian dari klub sepak bola sebanyak 12, dan ini menjadi catatan penting bagi kita. Harapan kami, sebagai pelayan rakyat di Pemerintah Provinsi Kalsel, kami akan berkeliling ke daerah-daerah,” tegas Hasnuryadi.

Wagub berharap klub-klub sepak bola di Banua dapat semakin berperan sebagai wadah pembinaan pemain, termasuk melalui pengembangan akademi dan pencarian bibit unggul sejak usia muda. Potensi pemain putra maupun putri perlu mendapat perhatian agar memiliki kesempatan berkembang hingga ke level kompetisi nasional.

Hasnuryadi juga menyoroti perlunya menghidupkan kembali tradisi Kalsel dalam melahirkan pesepak bola berkualitas.

Ia meyakini, melalui pembinaan yang konsisten dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, daerah ini mampu kembali menghasilkan pemain yang bersaing di level tertinggi, bahkan memperkuat tim nasional Indonesia.

“Atlet Banua pernah mengharumkan nama timnas Indonesia. Namun, saat ini masih kurang. Kita memiliki keyakinan bahwa ke depan akan mempunyai atlet sepak bola dari Kalsel,” ungkap Wagub.

Sementara itu, Sekjen PSSI Yunus Nusi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung perkembangan organisasi sepak bola di Kalsel. Ia juga menyampaikan ucapan selamat dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir kepada Hasnuryadi atas kepercayaan yang kembali diterimanya.

Yunus menilai, dinamika dalam organisasi merupakan hal yang wajar. Karena itu, kebersamaan dan sinergi seluruh elemen sepak bola diperlukan agar program pembinaan tetap berjalan serta prestasi dapat terus ditingkatkan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas segala waktu dan kerja samanya untuk kemajuan organisasi PSSI di Kalsel. Ketua PSSI, Bapak Erick Thohir, menyampaikan ucapan selamat kepada Bapak Hasnuryadi Sulaiman atas amanah ini. Karena sejatinya, organisasi selalu mengalami naik turun,” ujarnya.

Yunus turut mengingatkan bahwa kemajuan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh kepemimpinan organisasi, tetapi juga membutuhkan kontribusi pemain, suporter, dan masyarakat pencinta sepak bola. Dukungan seluruh elemen tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem sepak bola yang kuat, mulai dari daerah hingga tim nasional.

Dengan kembali memimpin PSSI Kalsel hingga 2030, Hasnuryadi dihadapkan pada tantangan memperkuat pembinaan klub, mengembangkan akademi, serta memperluas penjaringan pemain potensial di seluruh kabupaten dan kota.

Upaya tersebut diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi pesepak bola Banua untuk menembus kompetisi nasional dan berkontribusi bagi tim nasional Indonesia.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

PWI & PT Pelsart Bagikan Bantuan Tandon Air untuk Warga Terdampak Krisis Air Bersih di Kotabaru

30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah

29 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Berkolaborasi Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih, PT PTK & PWI Kotabaru Akan Salurkan Bantuan Tandon Air

29 Oktober 2026 - 12:12 WIB

PDI Perjuangan Nias Utara Gelar Aksi Sosial Berbagi Sembako di Hari Sumpah Pemuda ke-98

29 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Polres Tanah Laut, Teguhkan Semangat Patriotisme & Kepedulian

28 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Ajak Pemuda Berkontribusi bagi Masyarakat

28 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Trending di ADVERTORIAL