Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

PERISTIWA · 28 Des 2024 18:48 WIB

Kronologi Penemuan Mayat di Sungai Martapura Desa Lok Buntar


 Kronologi Penemuan Mayat di Sungai Martapura Desa Lok Buntar Perbesar

Riceknews.Id – Warga Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalsel,  digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria di perairan Sungai Martapura, Sabtu (28/12/2024) sekira pukul 07.00 Wita.

Identitas korban diketahui bernama Rahmani (61). Pria lansia ini merupakan warga Jalan Mentaos Indah, Kota Banjarbaru, yang berprofesi sebagai pensiunan PNS.

Informasi penemuan mayat awalnya dilaporkan oleh seorang saksi yang mencurigai adanya benda yang tersangkut di antara tanaman eceng gondok di Sungai Martapura.

Setelah diperiksa menggunakan perahu, saksi memastikan bahwa benda tersebut adalah tubuh seorang pria yang telah meninggal dunia.

Saksi kemudian membawa jenazah ke tepi sungai dan menginformasikan kejadian tersebut kepada warga sekitar.

Salah satu warga melaporkan temuan ini kepada Polsek Sungai Tabuk. Polisi segera mendatangi lokasi penemuan mayat.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Ratu Zalecha Martapura menggunakan mobil PMI Kabupaten Banjar, didampingi Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Banjar dan Polsek Sungai Tabuk.

Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat melalui Kapolsek Sungai Tabuk Iptu Sumari mengatakan, berdasar keterangan keluarga korban, bahwa R telah hilang sejak Kamis, 26 Desember 2024.

“Korban terakhir terlihat di Desa Pekauman Ulu, Kecamatan Martapura Timur, saat membantu pemasangan umbul-umbul untuk persiapan haul. Pada malam harinya, sepeda motor korban ditemukan di sebuah langgar, namun keberadaannya tidak diketahui,” ungkap Kapolsek.

Masih berdasarkan keterangan keluarga, bahwa korban diketahui tidak bisa berenang.

Adapun hasil visum luar oleh dr. Abdul Rahman Sidiq menunjukkan tidak ada indikasi tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban diduga kuat meninggal akibat tenggelam, dengan pembengkakan di tubuh serta keluarnya darah dari mulut, hidung, dan telinga,” terangnya.

Polisi mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya: satu kemeja panjang hitam dengan motif garis coklat, Satu celana pendek hitam, dan Satu celana panjang hitam.

Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan memutuskan untuk membawa jenazah ke rumah duka di Banjarbaru untuk dimakamkan.

Pewarta: Hendra

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Hujan Deras & Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Sungai Ulin, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

6 November 2026 - 18:56 WIB

Berikan Rasa Aman & Nyaman bagi Pengguna Jalan, Kapolres Tanah Laut Terjun Langsung Kawal Kelancaran lalu lintas

2 November 2026 - 17:50 WIB

Dugaan Peredaran Narkotika di Tempat Hiburan Malam, Polsek Pelaihari Ringkus Dua Pengedar Ekstasi

2 November 2026 - 17:36 WIB

Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga

1 November 2026 - 10:46 WIB

Ungkap Pabrik Miras Oplosan Rumahan di Martapura, Polres Banjar Sita Ratusan Liter

31 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Perempuan 59 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

31 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Trending di Banjarbaru