Menu ✖

Mode Gelap
Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

NASIONAL · 19 Mei 2026 19:49 WIB

Militer Israel Cegat Misi Kemanusiaan Gaza, Menkomdigi Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia


 Militer Israel Cegat Misi Kemanusiaan Gaza, Menkomdigi Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia Perbesar

Ricek.ID – Menteri Komunikasi dan Digital RI (Menkomdigi), Meutya Hafid, sampaikan kecaman keras atas tindakan militer Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di perairan Mediterania Timur menuju Gaza.

Dalam rombongan tersebut terdapat sejumlah jurnalis Indonesia, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo, yang tengah menjalankan tugas jurnalistik meliput misi kemanusiaan internasional.

“Kami mengikuti dengan penuh keprihatinan kabar mengenai jurnalis Indonesia yang tengah menjalankan tugas peliputan dalam misi kemanusiaan menuju Gaza. Di tengah situasi konflik, keselamatan warga negara Indonesia termasuk insan pers harus selalu menjadi perhatian kita semua,” ungkap Meutya di Jakarta pada Senin (18/5/2026).

Menkomdigi menegaskan jurnalis hadir untuk membawa suara kemanusiaan dan menyampaikan fakta kepada publik dunia. Karena itu, kerja jurnalistik perlu dihormati dan diberikan ruang aman, terlebih dalam situasi krisis kemanusiaan.

Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu), sedikitnya 10 kapal misi kemanusiaan telah ditahan, termasuk kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys. Hingga kini, kapal yang membawa jurnalis masih belum dapat dihubungi dan status awak di dalamnya belum diketahui secara pasti.

Menkomdigi menyatakan pihaknya mendukung langkah diplomatik Kemlu untuk memastikan perlindungan dan keselamatan seluruh WNI dalam rombongan tersebut.

“Kemkomdigi akan terus berkoordinasi dengan Kemlu dan pihak terkait lainnya untuk memantau perkembangan dan mendukung langkah perlindungan bagi warga negara Indonesia dalam misi tersebut,” imbuh Meutya.

Kemlu RI sebelumnya menyatakan telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman guna menyiapkan langkah pelindungan serta percepatan pemulangan WNI apabila diperlukan.

“Doa dan harapan kami menyertai seluruh jurnalis dan relawan kemanusiaan agar senantiasa diberikan keselamatan,” pungkas Menkomdigi.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Perkuat Program Perumahan, Pemerintah Tingkatkan Kelayakan Hunian & Berdayakan UMKM Lokal

27 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Sempurnakan Aturan Korupsi, Presiden Prabowo Tekankan Perlindungan Kekayaan Negara

27 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026, Utamakan Edukasi & Keselamatan

26 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Tim Gabungan Polri, BNN & Bea Cukai Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

25 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Polisi Selamatkan Induk & Anak Orang Utan Terdampak Karhutla di Kalimantan Tengah

25 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Menko Pangan Lepas Ekspor Perdana 40 Ton Terasi UMKM Asahan ke Thailand

25 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Trending di EKOBIS