Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

NASIONAL · 18 Jul 2026 18:20 WIB

Mentan RI Ajak Mahasiswa Berwirausaha Sejak Kuliah untuk Ciptakan Lapangan Kerja


 Mentan RI Ajak Mahasiswa Berwirausaha Sejak Kuliah untuk Ciptakan Lapangan Kerja Perbesar

Ricek.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda untuk tidak hanya bercita-cita menjadi pencari kerja, tetapi berani menjadi pengusaha yang mampu menciptakan lapangan kerja dan menghadirkan inovasi.

Menurutnya, sektor pertanian membuka peluang bisnis yang besar dengan inovasi dan teknologi pertanian modern yang ada saat ini.

Hal tersebut disampaikan Mentan saat menjadi pembicara dalam Studentpreneur Boot Camp 2026 yang diselenggarakan Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (MCBI PTMA) di Malang pada Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sebagai upaya mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan.

Dalam kesempatan itu, Amran menegaskan keberhasilan tidak datang secara instan. Generasi muda harus berani menghadapi proses, tekanan, bahkan kegagalan sebagai bagian dari pembentukan karakter seorang wirausaha. Kejujuran, disiplin, kerja keras, dan keberanian menghadapi tantangan merupakan fondasi utama untuk membangun bisnis yang berkelanjutan.

“Menjadi pengusaha itu tidak sesulit yang dibayangkan, terlebih bagi kader Muhammadiyah. Muhammadiyah dikenal menjunjung tinggi kejujuran. Kejujuran adalah modal utama dalam membangun usaha,” ujar Mentan.

Amran mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya memiliki mimpi besar, tetapi juga kemauan untuk bekerja keras mewujudkannya.

“Kalau ingin hidup sejahtera, milikilah mimpi yang besar dan tindakan yang besar. Bermimpilah setinggi mungkin, kemudian wujudkan dengan kerja nyata. Doa harus disertai tindakan. Rezeki harus dijemput dengan usaha,” tegasnya.

Sebagai contoh nyata, Mentan menceritakan keberhasilan anak-anak muda di Papua yang berhasil mengembangkan usaha pertanian melalui pemanfaatan teknologi modern. Dengan pendampingan Kementerian Pertanian, mereka tidak lagi mengandalkan cara-cara konvensional, melainkan menggunakan mekanisasi dan teknologi seperti drone pertanian untuk meningkatkan produktivitas.

Menurut Amran, transformasi tersebut membuktikan bahwa sektor pertanian kini merupakan bidang usaha yang modern, menguntungkan, dan memiliki prospek besar bagi generasi muda.

“Saya melihat sendiri bagaimana anak-anak muda mampu mengubah hidupnya melalui pertanian modern. Mereka berani belajar, memanfaatkan teknologi, dan menjadikan pertanian sebagai bisnis yang menghasilkan. Dalam waktu relatif singkat, ada yang mampu meningkatkan taraf hidupnya karena mau berubah,” ujar Mentan.

Amran menegaskan Kementerian Pertanian terus mendorong lahirnya semakin banyak petani muda dan entrepreneur pertanian di berbagai daerah melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, dan pendampingan usaha. Langkah tersebut diyakini menjadi bagian penting dalam memperkuat swasembada pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda.

Mentan menilai keberhasilan tersebut membuktikan bahwa pertanian modern mampu menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya wirausahawan muda yang berdaya saing.

“Kita ingin semakin banyak anak muda masuk ke sektor pertanian bukan karena terpaksa, tetapi karena melihat peluang bisnisnya yang besar. Pertanian modern adalah masa depan. Kalau dikelola dengan inovasi dan teknologi, sektor ini mampu menciptakan pengusaha-pengusaha baru sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Amran berpesan agar mahasiswa tidak pernah malu memulai usaha dari bawah dan tetap memegang teguh nilai kejujuran, integritas, serta kerja keras.

“Penyakit terbesar yang menghambat kesuksesan bukanlah kurangnya kesempatan, melainkan rasa gengsi. Jangan malu bekerja selama pekerjaan itu halal dan bermanfaat. Justru generasi muda harus berani menjadi pelaku usaha yang membawa manfaat bagi banyak orang,” tutup Mentan.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tim Gabungan Polri, BNN & Bea Cukai Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

25 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Polisi Selamatkan Induk & Anak Orang Utan Terdampak Karhutla di Kalimantan Tengah

25 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Menko Pangan Lepas Ekspor Perdana 40 Ton Terasi UMKM Asahan ke Thailand

25 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Insiden Pesawat Asian One di Papua Tengah, Kemenhub Pastikan Seluruh Penumpang & Awak Pesawat Selamat

24 Oktober 2026 - 19:50 WIB

BMKG Sebut Kondisi Relatif Kering masih Berpotensi Terjadi hingga 2 November 2026

24 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Menpora Dampingi Atlet, Indonesia Lampaui Target dengan 10 Emas Asian Para Games 2026

24 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Trending di NASIONAL