Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

ADVERTORIAL · 5 Nov 2024 21:52 WIB

Mentan RI Pimpin Rakor Program Cetak Sawah Rakyat di Kalsel


 Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, memimpin rapat koordinasi dalam rangka Program Cetak Sawah Rakyat Tahun Anggaran 2025 di Kalimantan Selatan, di Hotel Grand Qin, Banjarbaru, Senin (4/11/2024). Foto-MC Banjar Perbesar

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, memimpin rapat koordinasi dalam rangka Program Cetak Sawah Rakyat Tahun Anggaran 2025 di Kalimantan Selatan, di Hotel Grand Qin, Banjarbaru, Senin (4/11/2024). Foto-MC Banjar

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, memimpin rapat koordinasi dalam rangka Program Cetak Sawah Rakyat Tahun Anggaran 2025 di Kalimantan Selatan, di Hotel Grand Qin, Banjarbaru, Senin (4/11/2024).

Kunjungan kerja Mentan RI disambut Plh Gubernur Kalsel Roy Rizali Anwar, kepala daerah 13 kabupaten/kota dan unsur Forkopimda se-Kalsel.

Mentan RI Andi Amran Sulaiman menyampaikan, bahwa pemerintah Indonesia telah meluncurkan program cetak sawah rakyat untuk mewujudkan swasembada pangan yang berfokus pada daerah strategis salah satunya Kalsel.

“Program ini bertujuan untuk mengatasi alih fungsi lahan dan menjaga ketahanan pangan nasional,” sebutnya.

Program ini lanjutnya, akan melibatkan berbagai kelompok masyarakat termasuk kelompok tani, LSM, pesantren dan lainnya dengan syarat lahan minimal 5 hektare dan memiliki sumber air. Selain itu lahan yang diusulkan harus berada diluar kawasan hutan dan tidak dalam status sengketa (clean and clear).

Dirinya menargetkan Kalsel mampu mencetak hingga 530 ribu hektare sawah rakyat mulai tahun 2025. Yakni seluas 150 ribu hektare pada tahap pertama meliputi lima kabupaten seperti Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Tanah Laut dan Kabupaten Tapin.

Sementara Plh Gubernur Kalsel Roy menyatakan siap mendukung porgram tersebut dalam rangka swasembada pangan yang merupakan program dari Presiden Prabowo Subianto.

“Realisasi target optimasi lahan rawa dari seluas 46.340 hektare telah mencapai 41.829 hektare sedangkan target pompanisasi telah melampaui target dari 23.433 hektare menjadi 27.894 hektare atau sebesar 119,03 persen,” ujarnya.

Pada kesempatan sama Mentan RI juga menyaksikan penandatanganan kesepakatan program cetak sawah rakyat yang dilakukan Plh Gubernur Kalsel, kepala daerah dari 13 kabupaten/kota, PT Pupuk Indonesia, dan unsur terkait lainnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Wali Kota Banjarbaru Serahkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Ahli Waris Ketua RT & Pekerja Rentan

4 Juni 2026 - 20:15 WIB

BPSPTPH Kalsel Dorong Modernisasi Pertanian melalui Sekolah Lapang Drone Pertanian

4 Juni 2026 - 20:10 WIB

Sambangi Lapas, Dinkes Banjarbaru Sosialisasi Bahaya Tikus Pembawa Hantavirus

4 Juni 2026 - 19:50 WIB

Disdukcapil Kalsel & Amanah Borneo Park Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan KIA

4 Juni 2026 - 19:33 WIB

Penutupan Lomba Imtaq Kepemudaan Kotabaru 2026 Berlangsung Meriah

4 Juni 2026 - 08:24 WIB

Tingkatkan Kualitas Keluarga, TP PKK Banjar Jadikan Pendidikan Sebagai Prioritas Utama

3 Juni 2026 - 18:49 WIB

Trending di ADVERTORIAL