Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

HEADLINE · 27 Des 2024 19:38 WIB

Nenek Niah Penjual BBM Botolan di Kotabaru Jadi Korban Penipuan Uang Palsu


 Nenek Niah memperlihatkan uang palsu yang ia terima dari dua pembeli BBM jenis pertalite. foto-istimewa Perbesar

Nenek Niah memperlihatkan uang palsu yang ia terima dari dua pembeli BBM jenis pertalite. foto-istimewa

Riceknews.Id – Nenek Niah, seorang lansia penjual bahan bakar motor (BBM) eceran menjadi korban penipuan. Ia ditipu oleh dua pembeli yang menggunakan uang mainan atau uang palsu.

Peristiwa ini terjadi di Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, pada Rabu (25/12/24).

Nenek Niah mengungkapkan kepada awak media bahwa ia ditipu oleh dua orang yang membeli bensin jenis pertalite dengan cara yang sama, yakni menggunakan uang mainan Rp100.000 untuk pembayaran.

Pembeli pertama adalah seorang perempuan, datang dengan sepeda motor dan membeli satu botol pertalite seharga Rp12.000. Setelah nenek Niah mengisi tangki motor pembeli, perempuan itu membayar dengan uang Rp100.000.

Sebenarnya nenek Niah merasa ada yang janggal dengan uang tersebut, karena uang yang ia pegang dari pembeli itu tidak seperti biasanya.

Nenek Niah lantas menanyakan ke pembeli terkait keaslian uang bergambar tokoh proklamator Soekarno-Hatta itu.

Pembeli tersebut dengan percaya diri menjawab bahwa uang itu berasal dari Bank. “Apa bu? Itu (baru) datang dari Bank, makanya keras duitnya,” ujar si pembeli.

Percaya saja dengan perkataan si pembeli penipu itu, nenek menyerahkan uang kembalian Rp88 ribu.

Tak lama setelah kejadian pertama, seorang pembeli laki-laki datang dengan modus yang sama.

Ia membeli satu botol pertalite dan membayar menggunakan uang mainan Rp100.000.

Niah baru menyadari bahwa uang tersebut adalah uang mainan setelah suaminya datang dan memberi penjelasan.

Akibat kejadian ini, nenek Niah mengalami kerugian sebesar dua botol pertalite dan uang tunai Rp176.000.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan berharap agar masyarakat lebih waspada terhadap modus penipuan yang semakin beragam.

Perlu diketahui, bahwa uang mainan yang digunakan oleh para pelaku penipuan ini memiliki tampilan yang sangat mirip dengan uang asli, sehingga sulit untuk dikenali jika tidak teliti.

Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Polisi Amankan Warga Diduga Bakar 0,5 Hektare Lahan di Bajuin Tanah Laut

31 Agustus 2026 - 22:13 WIB

DPRD Kotabaru Setujui Raperda Perubahan APBD 2026 Menjadi Perda

31 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

27 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

27 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan

27 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Pemkab Kotabaru Sosialisasikan Perda Nomor 10 Tahun 2026 Tentang Pemilihan Kepala Desa

26 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Trending di ADVERTORIAL