Menu ✖

Mode Gelap
Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

DAERAH · 21 Mei 2026 20:57 WIB

Panen Perdana Padi Apung, DPKP Kalsel Sukses Manfaatkan Lahan Rawa


 Panen Perdana Padi Apung, DPKP Kalsel Sukses Manfaatkan Lahan Rawa Perbesar

Ricek.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (DPKP Kalsel) laksanakan panen perdana padi apung di Laboratorium PTPH Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar pada Kamis (21/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari bantuan program padi apung tahun 2025 untuk mendukung peningkatan produksi pangan di lahan rawa dan pasang surut.

Panen dilakukan langsung oleh Kepala DPKP Kalsel yang diwakili Kepala Bidang Tanaman Pangan, Masliyana, bersama Kepala Laboratorium PTPH Sungai Tabuk, Siti Sa’adah, serta staf laboratorium.

Dalam kegiatan tersebut, program padi apung menggunakan alokasi sebanyak 250 styrofoam dengan varietas Inpari 42. Dari hasil ubinan diperoleh rata-rata 683 gram per styrofoam atau setara 3,6 ton gabah kering panen (GKP) per hektare.

Kabid Tanaman Pangan DPKP Kalsel Masliyana mengatakan hasil panen perdana ini masih belum maksimal karena budidaya padi apung masih berada pada tahap percobaan, khususnya dalam menentukan komposisi media tanam yang paling tepat.

“Panen ini menjadi tahap awal pengembangan padi apung. Hasilnya memang belum optimal karena masih dilakukan penyesuaian media tanam yang sesuai agar produktivitas dapat meningkat,” katanya.

Menurut Masliyana, pengembangan teknologi padi apung menjadi salah satu solusi pertanian pada wilayah rawa lebak dan lahan pasang surut yang selalu tergenang air. Dengan metode tersebut, lahan yang sebelumnya sulit ditanami tetap dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

Selain sebagai uji coba budidaya, kegiatan panen padi apung juga menjadi sarana edukasi bagi siswa, mahasiswa magang, maupun petani yang ingin mempelajari teknologi pertanian adaptif di lahan rawa.

“DPKP Kalsel berharap pengembangan padi apung dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya percepatan produksi pangan sekaligus mendukung program swasembada pangan di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

PWI & PT Pelsart Bagikan Bantuan Tandon Air untuk Warga Terdampak Krisis Air Bersih di Kotabaru

30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah

29 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Berkolaborasi Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih, PT PTK & PWI Kotabaru Akan Salurkan Bantuan Tandon Air

29 Oktober 2026 - 12:12 WIB

PDI Perjuangan Nias Utara Gelar Aksi Sosial Berbagi Sembako di Hari Sumpah Pemuda ke-98

29 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Polres Tanah Laut, Teguhkan Semangat Patriotisme & Kepedulian

28 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Ajak Pemuda Berkontribusi bagi Masyarakat

28 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Trending di ADVERTORIAL