Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

ADVERTORIAL · 23 Okt 2026 20:43 WIB

Pasokan Air Baku Kembali Normal, BPAM Banjarbakula Distribusikan Air Gratis untuk Warga Terdampak Kekeringan Berlanjut


 Pasokan Air Baku Kembali Normal, BPAM Banjarbakula Distribusikan Air Gratis untuk Warga Terdampak Kekeringan Berlanjut Perbesar

Ricek.ID – Setelah perbaikan pipa transmisi utama milik Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula selesai dilaksanakan, pasokan air baku di Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Banjarbakula berangsur kembali normal.

Di tengah pemulihan pasokan tersebut, BPAM Banjarbakula memastikan bantuan pengambilan air curah secara gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan tetap berlanjut.

Kepala BPAM Banjarbakula, Siddiq Wahyu Pamungkas, pada Jumat (23/10/2026) menyampaikan bahwa selesainya perbaikan pipa menjadi langkah penting untuk memulihkan kelancaran suplai air baku bagi kebutuhan pengolahan di Instalasi Pengolahan Air (IPA/WTP) BPAM Banjarbakula.

Meski pasokan mulai kembali normal, BPAM Banjarbakula tidak mengendurkan pengawasan terhadap jaringan transmisi utama.

“Petugas internal terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan kondisi pipa tetap aman dan distribusi air baku berjalan lancar,” katanya.

Wahyu mengatakan pemantauan juga dilakukan terhadap kondisi sumber air baku, terutama Tinggi Muka Air (TMA) di Intake Mandikapau. Berdasarkan hasil pemantauan terkini, TMA di bak penangkap air baku tercatat sekitar 4,2 meter, meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran 3,5 meter.

Sementara itu, TMA Bendung Karang Intan berada pada kisaran 9,65 meter dan masih dalam status normal.

“Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga ketersediaan air baku untuk mendukung proses pengolahan dan penyaluran air curah kepada para offtaker atau pihak penerima pasokan,” ungkap Wahyu.

Di sisi lain, dampak kekeringan yang masih dirasakan sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan menjadi perhatian BPAM Banjarbakula. Untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih, fasilitas pengambilan air curah secara gratis tetap disediakan melalui kerja sama lintas instansi.

“Program bantuan tersebut telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan, sejak awal musim kekeringan pada Juli 2026 hingga saat ini. Bantuan difokuskan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak, khususnya di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, BPAM Banjarbakula bersinergi dengan BPBD Kabupaten Banjar, BPBPK Provinsi Kalimantan Selatan, Balai Wilayah Sungai (BWS), serta instansi terkait lainnya. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperluas dukungan bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih akibat kekeringan.

“Melalui fasilitas pengambilan air curah gratis tersebut, masyarakat dan pihak yang terlibat dalam penanganan kekeringan dapat memperoleh dukungan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan di wilayah terdampak,” tuturnya.

Tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan air bersih, BPAM Banjarbakula juga memberikan dukungan pasokan air bagi posko penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Dukungan ini menjadi bagian dari kontribusi BPAM dalam membantu penanganan kondisi darurat yang berpotensi meluas selama musim kering,” terangnya.

Dengan selesainya perbaikan pipa transmisi utama, pemantauan jaringan dan sumber air baku, serta keberlanjutan bantuan air gratis, BPAM Banjarbakula berupaya menjaga stabilitas pasokan air baku sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat.

“Langkah tersebut menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan sinergi antarinstansi dalam menghadapi tantangan kekeringan. BPAM Banjarbakula berkomitmen menjaga keberlangsungan operasional sistem air baku sekaligus mendukung penanganan dampak kekeringan dan karhutla di wilayah Banjarbakula,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Berkolaborasi Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih, PT PTK & PWI Kotabaru Akan Salurkan Bantuan Tandon Air

29 Oktober 2026 - 12:12 WIB

PDI Perjuangan Nias Utara Gelar Aksi Sosial Berbagi Sembako di Hari Sumpah Pemuda ke-98

29 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Polres Tanah Laut, Teguhkan Semangat Patriotisme & Kepedulian

28 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Ajak Pemuda Berkontribusi bagi Masyarakat

28 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi

28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Trail Run Tahura Sebatung Diikuti 300 Peserta, Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake

28 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Trending di ADVERTORIAL