Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Kab. Banjar · 4 Jan 2026 12:46 WIB

Pemkab Banjar Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Banjir


 Pemkab Banjar Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Banjir Perbesar

Ricek.IDMartapura– Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan bakti kesehatan massal sebagai tindak lanjut penanganan banjir, Sabtu (3/1/2026).

Bakti kesehatan ini menyasar tiga desa, yaitu Desa Pemakuan dan Desa Tajau Landung di Kecamatan Sungai Tabuk, serta Desa Tunggul Irang Ulu di Kecamatan Martapura.

Dinkes Kabupaten Banjar bersama personel PSC 119 yang dipimpin oleh M. Kholdani memberikan berbagai layanan kesehatan, antara lain pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan asam urat, konsultasi medis, serta pembagian obat salep untuk penyakit kulit. Selain itu, ratusan balita dan ibu hamil menerima bantuan biskuit tinggi protein sebagai upaya pencegahan stunting.

Koordinator Tim PSC 119, M. Kholdani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi Pemerintah Kabupaten Banjar dalam penanganan dampak banjir.

“Kami melakukan skrining dini terhadap penyakit tidak menular yang cenderung meningkat setelah terjadi bencana,” ujarnya.

Tercatat lebih dari 500 warga telah memperoleh pelayanan kesehatan, dengan sejumlah kasus didominasi oleh hipertensi dan gangguan kulit. Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Salah seorang warga Desa Pemakuan, Siti (35), mengaku terbantu dengan adanya pelayanan tersebut.

“Rumah saya kebanjiran dan kulit terasa gatal-gatal. Alhamdulillah, Dinkes cepat datang. Tekanan darah saya diperiksa dan diberi salep,” tuturnya.

Bakti kesehatan massal ini sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Banjar dalam implementasi Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 serta Rencana Penanganan Bencana Tahun 2026.

Ke depan, Dinkes Banjar berencana melanjutkan kegiatan serupa di kecamatan lain yang terdampak banjir dengan melibatkan posyandu desa guna pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

HUT ke-38 PTAM Intan Banjar, Perkuat Komitmen Tingkatkan Pelayanan kepada Pelanggan

23 Juni 2026 - 21:05 WIB

Siswi MA Hidayatullah Martapura Lolos Seleksi Paskibraka Nasional 2026 Wakili Provinsi Kalsel

23 Juni 2026 - 18:07 WIB

Perkuat Tata Kelola Kearsipan, Dispersip Banjar Optimis Raih Tiga Besar Nasional

23 Juni 2026 - 18:03 WIB

Menkes RI Dorong Investasi Kesehatan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

22 Juni 2026 - 20:39 WIB

Disdik Banjar Salurkan 15 Unit Laptop ke SDN Pematang Panjang Dukung Digitalisasi Pendidikan

22 Juni 2026 - 20:36 WIB

Pemkab Banjar Anggarkan Rp5,2 Miliar untuk Bangun Jalan Penghubung Tiga Desa

22 Juni 2026 - 20:24 WIB

Trending di ADVERTORIAL