Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

Kab. Banjar · 12 Feb 2025 18:54 WIB

Pemkab Banjar Gelar Maulid Habsyi dan Manaqib Syekh Samman Al Madani


 Pemkab Banjar menggelar acara pembacaan Maulid Habsyi dan Manaqib Syekh Muhammad Samman Al Madani di Aula KH Kasyful Anwar, Indrasari, Martapura, Rabu (12/2/2025) siang. foto-RSB Perbesar

Pemkab Banjar menggelar acara pembacaan Maulid Habsyi dan Manaqib Syekh Muhammad Samman Al Madani di Aula KH Kasyful Anwar, Indrasari, Martapura, Rabu (12/2/2025) siang. foto-RSB

Riceknews.Id – Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar acara pembacaan Maulid Habsyi dan Manaqib Syekh Muhammad Samman Al Madani di Aula KH Kasyful Anwar, Indrasari, Martapura, Rabu (12/2/2025) siang.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Banjar, H Saidi Mansyur, para asisten, kepala SKPD, camat, lurah, direktur perusda, serta penceramah Tuan Guru KH Abdullah Basya dari Sekumpul, Martapura.

Bupati Saidi Mansyur menyampaikan rasa bahagia dan syukur atas kesempatan dapat hadir dalam acara yang dianggapnya penuh kemuliaan tersebut. Ia menekankan pentingnya kegiatan seperti ini sebagai sarana bagi umat Islam untuk bersilaturahmi, berdoa, dan meneladani Rasulullah SAW serta Syekh Samman.

“Melalui acara keagamaan seperti ini, hendaknya kita dapat menambah rasa mahabbah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan, khususnya untuk lebih meresapi makna dan hakikat yang diemban Rasulullah SAW,” ajak Saidi.

Dalam pembacaan manaqib, Tuan Guru KH Abdullah Basya menjelaskan bahwa Syekh Samman, yang bernama lengkap Sayid Muhammad bin Abdul Karim As Samman Al Madani, lahir di Madinah pada tahun 1130 H atau 1718 Masehi.

Beliau adalah seorang wali kutub al-akhwan, pemimpin para wali pada masanya, sebuah tingkatan kewalian yang hanya dapat dicapai dalam periode 200 tahun sekali. Beliau merupakan keturunan Imam Hasan dan berprofesi sebagai juru kunci makam Rasulullah SAW.

“Di antara murid Syekh Samman yang terkenal dari Indonesia adalah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Syekh Abdus Shomad Al Falimbani, Syekh Abdul Wahab Bugis, dan Syekh Abdurrahman Al Misri Betawi. Mereka mengajarkan tarekat Sammaniah yang mereka dapatkan dari gurunya untuk disebarkan dan diajarkan di daerah masing-masing. Di antara kemuliaan dan keagungan beliau, semua muridnya menempati maqam Qutub Al Ghauts,” kata KH Abdullah Basya.

Syekh Samman wafat di Madinah pada tahun 1189 H atau 1775 Masehi dan dimakamkan di Pekuburan Baqi, berdekatan dengan makam istri-istri dan sahabat Rasulullah SAW.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Peringati HKG PKK ke-54, Kabupaten Banjar Tekankan Penguatan 10 Program Pokok

13 Juni 2026 - 17:52 WIB

Dinilai Perkuat Kemampuan & Solidaritas Relawan Damkar, Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690

13 Juni 2026 - 15:05 WIB

128 Tim Ikuti Adu Ketangkasan dalam Buser Cup 690 se-Kalsel

13 Juni 2026 - 14:55 WIB

563 Petugas Lapangan Siap Bertugas Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Banjar

12 Juni 2026 - 18:45 WIB

Saidi Mansyur Sampaikan Jawaban Fraksi DPRD Banjar & Serahkan Pertanggungjawaban APBD 2025

12 Juni 2026 - 09:16 WIB

Juarai Lomba Konten Literasi, Nur Helda Wati Dinilai Berpeluang Melaju ke Tingkat Nasional

11 Juni 2026 - 19:05 WIB

Trending di ADVERTORIAL