Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

ADVERTORIAL · 30 Sep 2026 19:17 WIB

Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA, Perkuat Tata Kelola Kerja Sama Daerah


 Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA, Perkuat Tata Kelola Kerja Sama Daerah Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) luncurkan SIPEKA (Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah) di Ruang Rapat H. Maksid, Banjarbaru pada Rabu (30/9/2026).

Gubernur Kalsel Muhidin diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, dalam sambutannya menyebut peluncuran SIPEKA sebagai terobosan dan inovasi yang perlu didukung untuk mewujudkan pemerintahan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi.

“Peluncuran aplikasi SIPEKA ini menunjukkan suatu terobosan dan inovasi yang layak kita apresiasi, kita dukung, dan kita manfaatkan untuk membangun pemerintahan yang adaptif terhadap era digitalisasi,” ujarnya.

Syarifuddin mengatakan, kerja sama daerah merupakan amanat undang-undang sekaligus kebutuhan strategis dalam mempercepat pembangunan. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara optimal tanpa kerja sama, baik antardaerah, dengan perguruan tinggi maupun dengan instansi lainnya.

Karena itu, Sekda mendorong Provinsi Kalsel bersama 13 kabupaten/kota untuk terus membangun kolaborasi dan meningkatkan kerja sama guna mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki.

“Saya selalu menekankan dan mendorong, agar Provinsi Kalsel dengan 13 kabupaten dan kotanya, terus membangun kolaborasi dan meningkatkan kerja sama untuk mengoptimalkan sumber daya alam yang kita miliki,” katanya.

Syarifuddin mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam administrasi kerja sama daerah. Pendataan selama ini masih dilakukan secara manual dan tersebar sehingga sulit dimonitor, sementara sejumlah dokumen yang telah habis masa berlaku belum terpantau dan laporan monitoring serta evaluasi belum terintegrasi.

“Ini segera harus kita perbaiki dan kita selesaikan,” tegasnya.

Menurut Sekda, SIPEKA diharapkan dapat menjadi solusi terhadap berbagai persoalan tersebut. Aplikasi ini mengintegrasikan seluruh proses kerja sama, mulai dari pengusulan, verifikasi, pembahasan dokumen, penandatanganan, hingga monitoring dan evaluasi dalam satu sistem.

Syarifuddin kemudian menyampaikan tiga arahan. Pertama, seluruh perangkat daerah Provinsi Kalsel wajib menginput seluruh usulan kerja sama daerah, baik hasil pemetaan yang telah dilaksanakan maupun usulan baru yang memiliki dampak strategis bagi daerah.

Kedua, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah selaku pelaksana fungsi fasilitasi dan koordinasi kerja sama daerah diminta menjadikan SIPEKA sebagai satu-satunya pintu masuk pengajuan usulan kerja sama daerah mulai tahun depan. Ketiga, aplikasi tersebut harus terus dimanfaatkan dan dikembangkan sesuai kebutuhan aktivitas kerja sama yang terus berkembang.

Syarifuddin juga menekankan agar kerja sama yang tidak memberikan manfaat dan tidak berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat segera dievaluasi.

“Insya Allah, aplikasi SIPEKA ini akan membawa tata kelola kerjasama di Banua yang kita cintai ini lebih modern, profesional, akuntabel dan berdaya saing,” kata Sekda.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Dewan Kesenian Banjarbaru Sambut Kepengurusan Baru, Diharapkan Makin Inovatif & Kolaboratif

30 September 2026 - 19:44 WIB

Disdukcapil Banjar Apresiasi Desa Aktif Tertib Administrasi Kependudukan Melalui GISA Awards 2026

30 September 2026 - 19:41 WIB

Pemkab Banjar Dorong Pemerintah Desa Tertib Catatkan Peristiwa Kematian

30 September 2026 - 19:38 WIB

Tutup September 2026, Bupati Banjar Lantik 78 Pejabat Administrator & Pengawas

30 September 2026 - 19:35 WIB

Batu Laki Jadi Ruang Hidup Bekantan & Potensi Wisata Edukasi Biodiversitas

30 September 2026 - 19:28 WIB

Lanting Wisata Batu Laki Gerakkan Ekonomi Masyarakat di Tengah Keindahan Alam Meratus

30 September 2026 - 19:25 WIB

Trending di ADVERTORIAL