Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

Pemprov Kalsel · 5 Agu 2025 10:29 WIB

Peringati Harjad ke-75 Kalsel, Pemprov Gelar Batamat Al-Qur’an dan Salat Hajat


 Pemprov Kalsel gelar Batamat Al-Qur'an dan Salat Hajat di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Senin (4/8/2025). Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel. Foto: MC Kalsel Perbesar

Pemprov Kalsel gelar Batamat Al-Qur'an dan Salat Hajat di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Senin (4/8/2025). Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel. Foto: MC Kalsel

Riceknews.Id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar kegiatan Batamat Al-Qur’an dan Salat Hajat di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Senin (4/8/2025). Kegitan ini dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel.

Dihadiri para ulama, qari/qariah, serta masyarakat. Gubernur Kalsel H. Muhidin diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, M Syarifuddin.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Syarifuddin menegaskan bahwa Batamat Al-Qur’an bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan tradisi rohani yang mengakar kuat di masyarakat Banjar.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Banua menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber nilai dan arah kehidupan. Batamat menjadi tonggak pendidikan anak serta penanda dimulainya pembinaan akhlak,” ujar Syarifuddin.

Ia juga menyampaikan rasa bangga karena peringatan hari jadi tahun ini diisi dengan majelis Al-Qur’an, yang menjadi simbol spiritual pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Syarifuddin menilai Salat Hajat yang turut dilaksanakan sangat relevan di tengah dinamika sosial dan tantangan pembangunan saat ini. Menurutnya, ketenangan batin dan arah spiritual yang jernih sangat dibutuhkan untuk membangun masyarakat yang harmonis dan bermartabat.

“Kita boleh membangun jalan tol, pelabuhan, kawasan industri. Tapi kalau anak-anak kita jauh dari nilai Al-Qur’an, maka semua itu akan rapuh,” tegasnya.

Syarifuddin juga mengajak seluruh masyarakat untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT agar Kalsel dijauhkan dari bencana, perpecahan, dan lunturnya nilai moral.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, para alim ulama, qari dan qariah, serta seluruh jamaah yang hadir.

“Mudah-mudahan, acara ini menjadi berkah bagi kita semua. Menjadi penguat iman, pemersatu ukhuwah, serta penumbuh semangat untuk terus menebarkan kebaikan,” tutup Syarifuddin.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Luas Tambah Tanam Padi di Kalsel Hingga Mei 2026 Tembus 244.873 Hektare

2 Juni 2026 - 19:56 WIB

Tahapan Verifikasi Seleksi BUMDesa Terbaik Kalsel, Lima Besar Segera Ditetapkan

2 Juni 2026 - 19:15 WIB

Pelebaran Jembatan Cambai Banjarbaru Hingga September 2026, Akses Jalan Akan Ditutup Sementara

2 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tingkatkan PAD, Pemprov Kalsel Resmikan Kafe Forester 3 di Banjarbaru

1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Dinsos Kalsel Komitmen Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri & Produktif di HLUN 2026

31 Mei 2026 - 18:29 WIB

Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan kepada Lansia

31 Mei 2026 - 18:25 WIB

Trending di DAERAH