Ricek.ID – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishub Kalsel) kembali memperkuat layanan transportasi publik melalui penambahan armada Bus Trans Banjarbakula. Mulai 1 Oktober 2026, masyarakat pengguna layanan Bus Trans Banjarbakula mendapatkan tambahan armada baru yang diharapkan semakin meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan.
Kepala Dishub Kalsel, M Fitri Hernadi, di Banjarbaru pada Jumat (2/10/2026) mengatakan penambahan armada merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan transportasi umum yang aman, nyaman, dan semakin mudah diakses masyarakat.
“Mulai 1 Oktober ini kita kembali melakukan inovasi di bidang transportasi umum dengan menambah armada. Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta kualitas pelayanan bagi masyarakat pengguna layanan BTS Trans Banjarbakula,” ujar Fitri.
Sebelumnya, Dishub Kalsel juga telah meluncurkan dua unit bus khusus wanita yang diperuntukkan bagi layanan Trans Banjarbakula Koridor A dan Koridor B. Masing-masing koridor mendapatkan satu unit bus, yakni dengan nomor lambung IA 13 dan IB 13.

Penguatan layanan selanjutnya dilakukan melalui penambahan lima unit bus diesel baru pada Koridor 2 yang melayani rute Taman Siring 0 Kilometer Banjarmasin menuju Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel.
Menurut Fitri, tambahan armada tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kapasitas layanan sekaligus memberikan pilihan transportasi publik yang semakin nyaman bagi masyarakat.
“Penambahan lima armada baru ini kita harapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Bukan hanya dari sisi jumlah armada, tetapi juga bagaimana masyarakat bisa merasakan transportasi yang aman, nyaman dan berkualitas,” jelasnya.
Selain penambahan bus diesel, Dishub Kalsel juga meluncurkan layanan bus listrik yang melayani Koridor Ahmad Yani. Sebanyak lima unit bus listrik disiapkan sebagai bagian dari pengembangan transportasi publik yang lebih modern dan ramah lingkungan.
Fitri menjelaskan, karena layanan bus listrik tersebut masih dalam tahap awal sehingga masih perlu evaluasi sebagai penyesuaian.
“Untuk bus listrik ini masih dalam tahap awal pengoperasian, sehingga jam operasionalnya belum menentu. Ke depan akan terus kita evaluasi agar pelayanannya dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Fitri menambahkan, kehadiran armada baru, baik bus diesel maupun bus listrik, menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dalam meningkatkan kualitas transportasi publik sekaligus mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan angkutan umum.
“Harapannya, dengan semakin baiknya pelayanan dan bertambahnya armada, masyarakat semakin tertarik menggunakan transportasi publik. Ini tentu menjadi bagian penting dalam membangun sistem transportasi yang aman, nyaman dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.
Sumber : MC Kalsel













