Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

INTERNASIONAL · 7 Jul 2026 06:19 WIB

Presiden Prabowo & PM Wong Sepakati 26 Dokumen Kerja Sama Indonesia & Singapura


 Presiden Prabowo & PM Wong Sepakati 26 Dokumen Kerja Sama Indonesia & Singapura Perbesar

Ricek.ID – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong pimpin Leaders’ Retreat Indonesia–Singapura yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin (6/7/2026).

Pertemuan tahunan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperkuat kemitraan strategis melalui pembahasan berbagai isu prioritas dan penandatanganan sejumlah kerja sama di berbagai sektor.

Dalam keterangan pers bersama usai pertemuan, Presiden Prabowo menegaskan eratnya hubungan kedua negara yang terus berkembang secara strategis.

“Ini merupakan Leaders’ Retreat kedua bagi kita. Saya juga teringat bahwa Perdana Menteri Lawrence Wong adalah pemimpin negara atau pejabat tinggi asing pertama yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia setelah saya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Presiden juga menyampaikan pembahasan berlangsung secara terbuka, konstruktif, dan berorientasi ke depan, dengan kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral. Menurutnya, stabilitas dan kemakmuran Indonesia maupun Singapura merupakan kepentingan bersama yang harus terus dijaga melalui kolaborasi yang saling menguntungkan.

“Pertemuan kali ini menghasilkan 26 capaian nyata, capaian konkret di berbagai bidang. Delapan belas kesepakatan kerja sama antarpemerintah dan delapan kesepakatan antara business-to-business. Capaian-capaian ini mencerminkan semakin luas dan mendalamnya kerja sama kita,” tutur Prabowo.

Adapun delapan dokumen kerja sama yang dipertukarkan di hadapan kedua pemimpin meliputi:

1. Joint Report to Leaders on Six Working Groups on Economic Bilateral Cooperation antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dengan Deputi Perdana Menteri yang juga Menteri Perdagangan dan Industri Republik Singapura Gan Kim Yong.

2. Joint Statement on Supply Chain Resilience antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dengan Deputi Perdana Menteri yang juga Menteri Perdagangan dan Industri Republik Singapura Gan Kim Yong.

3. MoU for Collaboration on Carbon Credits under Article 6 of Paris Agreement antara Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Mohammad Jumhur Hidayat dengan Deputi Perdana Menteri yang juga Menteri Perdagangan dan Industri Republik Singapura Gan Kim Yong.

4. Joint Update on Defence Cooperation antara Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dengan Menteri Koordinator Pelayanan Publik yang juga Menteri Pertahanan Republik of Singapura Chan Chun Sing.

5. Roadmap to catalyze cross-border electricity trade antara Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani dengan Menteri Tenaga Kerja yang juga Menteri Minister for Manpower and Menteri Bidang Energi, Sains, dan Teknologi Republik Singapura Tan See Leng.

6. B2B MoU antara Danantara – Keppel, Danantara – Singapore Energy Interconnections, dan Danantara – Sembcorp ⁠antara Menteri Investasi dan Hilirisasi sebagai CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani dengan CEO Singapore Energy Interconnections Ong Teng Koon, Managing Director, Integrated Power Business, Keppel Infrastructure Division Bong Huey Yun Janice, dan Chief Financial and Investment Officer Sembcorp Lim Kwang Ming.

7. MoU on Strategic Digital Cooperation on Digital Infrastructure antara Telkom dan Economic Development Board of Singapore ⁠yang diperlihatkan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani dengan Managing Director of Economic Development Board Jermaine Loy.

8. MoU on Trade AI Advisor antara Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Anindya Bakrie dengan Chairman of Singapore Business Federation Mark Lee Kean Phi.

Selain delapan dokumen yang dipertukarkan dalam prosesi tersebut, Indonesia dan Singapura juga mengumumkan 18 kerja sama lainnya yang mencakup berbagai bidang, antara lain pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, riset dan inovasi, lingkungan hidup, keselamatan nuklir, kesehatan, kepemudaan dan olahraga, teknologi finansial, pendidikan, konektivitas udara, pengembangan kawasan industri, energi baru terbarukan, hingga investasi, yakni sebagai berikut:

1. MoU on Cooperation in Women Empowerment and Child Protection.

2. MoU on Research and Innovation Cooperation.

3. MoU on Bilateral Partnership for Environmental Cooperation.

4. MoU on the Exchange of Technical Information and Cooperation on Protection, Nuclear Safety, Security, and Safeguards Matters.

5. MoU on Regulatory Cooperation for Health Products and Medicines.

6. MoU on Youth and Sports Cooperation.

7. MoU on Cooperation in Financial and Technology.

8. MoU on Court-to-Court Communication on Cross-Border Insolvency and Debt Restructuring.

9. Renewal on MoU on Knowledge Sharing and Capacity Building.

10. Renewal on MoU on Cooperation Between National Archives.

11. Strengthen Indonesia-Singapore air connectivity cooperation.

12. Reactivation of the joint working group on education.

13. Young Farmers Development Program.

14. Strengthen cooperation between the parliaments of Indonesia and Singapore.

15. Cooperation on the development of biogas into biomethanol between Pertamina Power Indonesia and CrecTech Singapore.

16. Cooperation on industrial estate development between HKI and the Singapore Manufacturing Federation.

17. Joint venture between Jababeka and SembCorp for the development of the Kendal Industrial Estate.

18. Investment partnership among SembCorp, PT Sensa, and INA for the Morowali Solar Energy Project.

Menjelang peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Singapura, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memelihara persahabatan dan memperkuat kolaborasi strategis dengan Singapura agar mampu memberikan manfaat nyata bagi kedua negara serta masyarakatnya.

Sumber : BPMI Setpres

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tim Gabungan Polri, BNN & Bea Cukai Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

25 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Polisi Selamatkan Induk & Anak Orang Utan Terdampak Karhutla di Kalimantan Tengah

25 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Menko Pangan Lepas Ekspor Perdana 40 Ton Terasi UMKM Asahan ke Thailand

25 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Insiden Pesawat Asian One di Papua Tengah, Kemenhub Pastikan Seluruh Penumpang & Awak Pesawat Selamat

24 Oktober 2026 - 19:50 WIB

BMKG Sebut Kondisi Relatif Kering masih Berpotensi Terjadi hingga 2 November 2026

24 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Menpora Dampingi Atlet, Indonesia Lampaui Target dengan 10 Emas Asian Para Games 2026

24 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Trending di NASIONAL