Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

NASIONAL · 5 Okt 2026 20:29 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern & Adaptif Hadapi Beragam Ancaman


 Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern & Adaptif Hadapi Beragam Ancaman Perbesar

Ricek.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus terus memperkuat kesiapan menghadapi perkembangan ancaman yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin (5/10/2026).

“Sekarang menunjukkan penuh gejolak, penuh ketidakpastian. Kita tidak tahu kapan ancaman kepada kita akan menjadi nyata. Sekarang ancaman tidak hanya fisik. Kita bisa diserang dan sudah mulai diserang. Melalui siber, melalui disinformasi, melalui berita-berita bohong yang selalu ingin Indonesia dipecah belah, yang selalu ingin Indonesia gaduh,” tutur Presiden.

Menurut Prabowo, gangguan terhadap keamanan nasional juga dapat berlangsung melalui sektor ekonomi dan aktivitas penyelundupan yang mengancam kekayaan serta kehidupan bangsa.

“Ekonomi kita diganggu, kekayaan kita dicuri. Penyelundupan adalah ancaman terhadap bangsa Indonesia. Penyelundupan keluar, kekayaan kita kalau dicuri itu adalah ancaman bagi kedaulatan kita. Penyelundupan ke dalam, narkotika adalah ancaman bagi kelangsungan hidup bangsa kita,” ujar Presiden.

Menghadapi perubahan bentuk ancaman tersebut, Prabowo menekankan pentingnya TNI untuk terus menyesuaikan diri dan meningkatkan kemampuan. Presiden menegaskan bahwa masa damai harus dimanfaatkan sebagai masa persiapan menghadapi ancaman yang paling buruk sekalipun.

“Perang sekarang belum tentu wujudnya fisik. Karena itu, TNI harus terus menyesuaikan diri. Belajar, belajar, belajar dan berlatih, berlatih, berlatih,” tegasnya.

Presiden juga menekankan bahwa TNI harus dibangun sebagai kekuatan yang profesional, responsif, modern, inovatif, dan adaptif. Sejalan dengan perkembangan teknologi, Presiden menegaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi bagian penting dari kesiapan TNI dalam menghadapi tantangan ke depan.

“TNI sekarang harus menguasai teknologi, TNI sekarang harus mengutamakan prestasi. Sekali lagi saya tekankan, TNI yang hebat adalah TNI yang mengutamakan prestasi. Sistem yang berlaku di TNI harus sistem prestasi, bukan sistem sekedar senioritas,” tuturnya.

Prabowo juga menekankan pentingnya kemampuan TNI untuk bersinergi dengan berbagai unsur pemerintahan dalam menghadapi berbagai persoalan dan ancaman yang dihadapi masyarakat. Kesiapan tersebut menjadi penting mengingat Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dengan ribuan pulau, wilayah laut yang luas, perbatasan yang panjang, serta berbagai objek strategis yang harus dijaga.

“Wilayah kita luas, kita memiliki ribuan pulau, wilayah laut yang sangat luas, perbatasan yang panjang. Berbagai objek strategis yang harus kita jaga. Kita juga akan terus membangun kekuatan kita,” ucapnya.

Di tengah penguatan kemampuan TNI, Prabowo juga menegaskan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya.

“Pemerintah akan terus memperhatikan kesejahteraan prajurit. Pendidikan anak-anak prajurit, pelayanan kesehatan, serta kehidupan keluarga prajurit,” tuturnya.

Presiden menutup amanatnya dengan menegaskan besarnya tanggung jawab prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Indonesia di tengah perubahan ancaman yang terus berkembang.

“Di pundak saudara ada beban yang tidak ringan. Kehormatan bangsa Indonesia, kedaulatan bangsa Indonesia, kemerdekaan bangsa Indonesia, kesejahteraan rakyat kita berada di pundak saudara-saudara,” tandas Prabowo.

Sumber : BPMI Setpres

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Antisipasi Kelumpuhan Layanan Publik, BSSN Koordinasikan 59 Tim Tanggap Insiden Siber Lintas Sektor

6 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Indonesia Juara FIFA ASEAN CUP 2026, Ketum PSSI : Pelajaran Bagus Timnas Menuju Piala Dunia

6 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Pemerintah Larang Konser Israel Houghton dengan Alasan Keamanan

6 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pemerintah Setujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II

6 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Puji Kemajuan Sepak Bola Indonesia, Infantino Sebut Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

5 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo Sebut Sepak Bola Bangun Prestasi & Karakter Bangsa

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Trending di NASIONAL