Riceknews.id – Salah satu program dari astacita ke-2 oleh Presiden Prabowo Subianto, Brigade Pangan akan diterapkan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Brigade Pangan merupakan program untuk menjadikan Indonesia sebagai negara swasembada pangan dengan target 2,5 juta hektare lahan pertanian dalam lima tahun ke depan.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Banjar, Warsita melalui Plt. Sekretaris, Retno Sri Muwarni mengatakan terdapat tujuh wilayah akan dilaksanakan optimalisasi lahan (Oplah).
“Wilayah tersebut di Sungai Tabuk, Martapura Barat, Martapura Timur, Beruntung Baru, Kertak Hanyar, Gambut, dan Tatah Makmur dengan total lahan 7.769,5 hektar, ” kata Retno usai acara sosialisasi Brigade Pangan di Aula Lantai 2 Distan Banjar, Selasa (11/3/2025).
Kemudian, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Nurhikmah sebagai pemateri menjelaskan bahwa program Brigade Pangan membuka lapangan pekerjaan baru.
“Targetnya itu menjadikan para fresh graduate (lulusan baru) bidang pertanian agar meregenerasi petani. Namun dari juknis (petunjuk teknis) baru, ternyata masyarakat minimal lulusan SD dalam wilayah program bisa melamar. Bahkan warga dengan minimal lulusan SMK pertanian atau sederajat dari luar wilayah program juga bisa,” jelas Hikmah.
Namun, tiada honor pekerja yang dapat diberikan oleh pemerintah dalam program ini.
“Akan tetapi, nanti akan kami bantu untuk penyertaan modal sebagai upah dan dalam program ini juga sudah disediakan lahan, alsintan (alat dan mesin pertanian), juga para petani. Nah para petani milenial nantinya akan membantu managerial, lebih bagus lagi ikut menjadi petani operasional,” tuturnya.
Petani milenial dalam Brigade Pangan ini akan difasilitasi dengan teknologi maju. Seperti truk sistem digital dan drone agar mendapatkan hasil maksimal.
“Semoga dengan berbagai fasilitas yang telah disediakan, dapat meningkatkan hasil panen dan lahan optimal untuk mencapai swasembada pangan,” pungkasnya.
Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra
