Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

OLAHRAGA · 11 Des 2024 12:24 WIB

Rizki Juniansyah Sabet Medali Kejuaraan Dunia Saat Tidur


 Lifter Indonesia Rizki Juniansyah melakukan angkatan dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2024 di Manama, Bahrain, Senin (9/12/2024). (ANTARA/HO-KONI Pusat). Perbesar

Lifter Indonesia Rizki Juniansyah melakukan angkatan dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2024 di Manama, Bahrain, Senin (9/12/2024). (ANTARA/HO-KONI Pusat).

Riceknews.Id – Lifter Indonesia, Rizki Juniansyah, memastikan meraih medali perak dan perunggu pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2024 saat sedang tidur di Hotel Manama, Bahrain, Senin (9/12/2024).

Rizki meraih medali perak setelah total angkatannya mencapai 340 kg di kelas 73 kg Grup B. Ia mengangkat 150 kg pada snatch dan 190 kg pada clean and jerk. Sementara itu, medali perunggu diraihnya berkat posisi ketiga pada kategori clean and jerk.

Setelah menyelesaikan angkatan di Grup B, Rizki memutuskan untuk kembali ke hotel untuk beristirahat. Setelah seluruh peserta Grup A dan B menyelesaikan angkatan mereka, hasil gabungan dari kedua grup ini digunakan untuk menentukan pemenang.

“Saya tidak bisa mempercayainya. Saya sedang tidur di hotel ketika pelatih menelepon dan memberitahu bahwa saya meraih medali. Saya langsung bergegas menuju arena karena jaraknya hanya beberapa menit,” ujar Rizki kepada situs resmi International Weightlifting Federation (IWF).

Keberhasilan meraih dua medali di Kejuaraan Dunia 2024 ini mengejutkan Rizki, mengingat persiapannya yang tergolong singkat. Lifter berusia 23 tahun ini hanya memiliki waktu dua minggu untuk berlatih setelah Olimpiade Paris 2024.

Selain itu, Rizki juga harus menghadapi ujian emosional setelah kepergian ayahnya, Muhammad Yasin, yang meninggal dunia akibat kecelakaan motor pada 18 Oktober lalu.

“Saya hanya berlatih selama dua pekan untuk kompetisi ini. Saya sempat beristirahat setelah Olimpiade, dan pada Oktober saya kehilangan ayah saya. Persiapan untuk Kejuaraan Dunia ini sangat sulit,” tambah Rizki.

Medali emas pada kelas 73 kg di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2024 diraih oleh lifter asal Korea Utara, Ri Ryong Hyon, yang berhasil meraih dua medali emas untuk total angkatan dan clean and jerk.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tim Panjat Tebing Indonesia Raih 2 Emas di World Climbing Series Guiyang 2026

16 September 2026 - 19:24 WIB

FIFA ASEAN Cup 2026 Berpotensi Disaksikan Lebih dari 1 Miliar Penonton

15 September 2026 - 19:15 WIB

Bidik Podium di Kejurnas Arum Jeram R4 Bali, FAJI Kalsel Turunkan Dua Tim

13 September 2026 - 20:26 WIB

Kejurprov Angkat Besi Kalsel 2026 Jadi Panggung Regenerasi Atlet Muda

12 September 2026 - 19:05 WIB

Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games XX

9 September 2026 - 20:26 WIB

Kirim 1.021 Atlet ke Asian Games 2026, Indonesia Target Pertahankan Peringkat Tiga Besar

9 September 2026 - 20:23 WIB

Trending di NASIONAL