Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

EKOBIS · 27 Jul 2024 15:56 WIB

Roti Aoka Tetap Laku Keras di Martapura, Meski Sempat Diisukan Berbahaya


 Penjualan roti Aoka di warung - warung kelontong di Martapura Kabupaten Banjar tetap lancar di tengah isu berbahan berbahaya. foto-haris/riceknews Perbesar

Penjualan roti Aoka di warung - warung kelontong di Martapura Kabupaten Banjar tetap lancar di tengah isu berbahan berbahaya. foto-haris/riceknews

Sempat dirumorkan berbahan pengawet berbahaya, rupanya tidak mempengaruhi penjualan roti Aoka di Martapura, Kabupaten Banjar.

Salah satu pemilik warung kelontong di Martapura Timur, Aliyah (57) mengatakan bahwa distribusi roti Aoka di warungnya terus berjalan, meski beredar isu mengandung sodium dehydroacetate.

“Bahkan penjualan roti ini di tempat saya laku lima puluh bungkus tiap malam minggu pas acara rutinan,” ujar Aliyah belum lama tadi.

Hal senada juga diakui pemilik warung lainnya bernama Yana (49). Ia menjual roti Aoka sudah lama.

“Mulai dari awal rilisya, mungkin sekitar dua tahun. Sampai ini penjualan lancar-ancar saja,” ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kemkomdigi Pastikan Layanan Telekomunikasi Siap Dukung 200 Ribu Penonton MotoGP Mandalika

9 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemerintah Terbitkan Perpres 27/2026, Pengemudi Ojek Online Dapat Kepastian Hukum & Batas Biaya Platform 8 Persen

9 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

8 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Jaga Kepercayaan & Lindungi Investasi

8 Oktober 2026 - 20:26 WIB

11 Proyek Hilirisasi Diluncurkan di IWIP, Investasi Kawasan Terus Diperluas

8 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Investasi IWIP Rp180 Triliun akan Serap 10 Ribu Tenaga Kerja Baru

8 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Trending di EKOBIS