Menu

Mode Gelap
Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak

Banjarmasin · 6 Jan 2026 07:23 WIB

Satgas Pangan Polda Kalsel Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil Pasca Nataru


 Satgas Pangan Polda Kalsel Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil Pasca Nataru Perbesar

Ricek.IDBanjarmasin– Satuan Tugas (Satgas) Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan bergerak cepat memastikan stabilitas ekonomi kerakyatan pascaperayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sentra Antasari, Kota Banjarmasin, pada Senin (5/1/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kompol Suryanthi, S.H., dengan didampingi AKP Suparli, S.H., M.H., serta tim teknis Satgas Pangan Polda Kalsel. Sidak difokuskan pada pemantauan ketersediaan dan harga sembilan bahan pokok (sembako) di pasar tradisional terbesar di Kalimantan Selatan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, tim Satgas Pangan menyisir sejumlah lapak pedagang serta berdialog langsung untuk memperoleh data faktual terkait fluktuasi harga komoditas strategis. Komoditas yang menjadi perhatian meliputi beras, minyak goreng, telur, gula, hingga bumbu dapur seperti cabai dan bawang.

“Alhamdulillah, hasil pengecekan hari ini menunjukkan stok bahan pokok di Pasar Sentra Antasari masih sangat mencukupi pasca-libur panjang. Harga di tingkat pedagang relatif stabil dan tidak ditemukan adanya gejolak signifikan,” ujar Kompol Suryanthi yang disampaikan melalui AKP Suparli di sela-sela kegiatan.

AKP Suparli menjelaskan, kondisi pasar yang kondusif tersebut tidak terlepas dari sinergi lintas sektoral yang telah dibangun secara berkelanjutan antara Polda Kalimantan Selatan, Dinas Perdagangan, Perum Bulog, serta asosiasi pedagang.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan pengawasan tidak akan dikendurkan. Satgas Pangan Polda Kalsel berkomitmen untuk menindak tegas setiap praktik curang yang berpotensi merugikan masyarakat, seperti penimbunan barang dan permainan harga oleh oknum spekulan.

“Pengawasan akan terus kami perketat. Kami memastikan tidak ada ruang bagi praktik penimbunan maupun manipulasi harga. Selain itu, aspek keamanan pangan juga menjadi perhatian utama agar bahan pokok yang beredar benar-benar layak konsumsi,” tegasnya.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pasar mendapat respons positif dari para pedagang dan pengunjung. Diharapkan, stabilitas harga dan ketersediaan pangan ini dapat terus terjaga hingga memasuki periode rawan berikutnya, yakni bulan suci Ramadhan.

Sebagai penutup, AKP Suparli mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Ia juga meminta warga segera melapor apabila menemukan indikasi kejanggalan harga atau distribusi bahan pokok di lapangan.

“Monitoring rutin dan operasi pasar akan terus kami perluas ke berbagai wilayah di Kalimantan Selatan. Tujuannya untuk menjamin hak masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar dan terjangkau,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Di Festival Musik Sampah Teluk Kelayan, Ananda Resmi Pimpin KORMI Banjarmasin

9 Mei 2026 - 19:11 WIB

Di Tengah Tekanan Global, APBN Triwulan I 2026 Solid & Ekonomi Tetap Tumbuh

8 Mei 2026 - 21:04 WIB

Ketua TP PKK Banjarmasin Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik Mulai dari Rumah

8 Mei 2026 - 20:53 WIB

Program Kawasan Peradaban Banjarmasin, Akan Jadi Permukiman Terpadu & Pusat Pendidikan Rakyat

7 Mei 2026 - 19:20 WIB

Perluas Pendidikan Anak Usia Dini, Bunda PAUD Banjarmasin Resmikan Mobil Pintar

7 Mei 2026 - 19:13 WIB

Komdigi Nilai Indonesia Punya Posisi Strategis Di Rantai Pasok Global AI

7 Mei 2026 - 19:05 WIB

Trending di EKOBIS