Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

HEADLINE · 15 Sep 2025 12:38 WIB

Satlantas Polres Banjar Gagalkan Peredaran 19 Kg Sabu, Kurir Terancam 20 Tahun Penjara


 Konferensi pers Polres Banjar, Kalsel, pengungkapan 19 kilogram sabu, Senin (15/9/2025). Foto: istimewa Perbesar

Konferensi pers Polres Banjar, Kalsel, pengungkapan 19 kilogram sabu, Senin (15/9/2025). Foto: istimewa

RICEK.ID, Martapura – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil menggagalkan peredaran 19 kilogram sabu yang dibawa oleh seorang kurir.

Narkotika dalam 19 paket ini ditaksir bernilai Rp34,2 miliar, dan diperkirakan dapat menyelamatkan 152.000 jiwa dari bahaya narkoba.

Kapolres Banjar, AKBP Fadli, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan anggota patroli di Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, pada Kamis (11/9/2025) sore.

Petugas melihat sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi KH 1254 TG terparkir di bahu jalan, dengan seorang pria bernama Setyawan (ST) di dalamnya.

“Saat dihampiri untuk diperiksa, tersangka ST justru kabur dan langsung dikejar petugas,” ujar AKBP Fadli dalam konferensi pers, Senin (15/9/2025), didampingi Wakapolres Kompol Faisal Amri Nasution, Kasatnarkoba AKP Tatang Supriyadi, Kasatlantas AKP Risda Idfira, dan Kasi Humas AKP Suwarji.

Setelah berhasil dihentikan, petugas langsung menggeledah mobil dan menemukan dua tas berisi 19 paket sabu.

Berdasarkan pengakuan tersangka, sabu tersebut berasal dari Kalimantan Tengah dan rencananya akan diedarkan di wilayah Kalimantan Selatan.

“Tersangka mengaku ini adalah pengiriman kedua kalinya, yang pertama di Kalteng. Kami masih terus melakukan pengembangan untuk mencari tahu siapa otak di balik pengiriman ini,” tambah Fadli.

Atas perbuatannya, Setyawan dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun hingga 20 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Hujan Deras & Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Sungai Ulin, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

6 November 2026 - 18:56 WIB

Satgas Pangan Polri Ungkap Produksi 525 Ton Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label

3 November 2026 - 19:30 WIB

Polres Banjar Ungkap Dua Kasus Penggelapan & Satu Pencurian dengan Pemberatan

3 November 2026 - 16:00 WIB

Penanganan Kasus Pembakaran Lahan di Dua Kecamatan, Polres Banjar Tetapkan Tiga Tersangka

3 November 2026 - 15:57 WIB

Pasca Operasi Bersih, Polres Banjar Bongkar Peredaran Miras Oplosan & Pabrikan

3 November 2026 - 15:54 WIB

Ungkap Peredaran Narkoba & Obat Terlarang, Polres Banjar Sita Sabu 131,55 Gram

3 November 2026 - 15:51 WIB

Trending di HEADLINE