Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

PERISTIWA · 20 Jul 2024 21:41 WIB

Seorang Pelajar Tewas Tenggelam di Kolam Belanda Tahura Sultan Adam


 Usai memakan korban, Kolam Belanda Tahura Sultan Adam digaris police line, Sabtu (20/7/2024). foto-istimewa Perbesar

Usai memakan korban, Kolam Belanda Tahura Sultan Adam digaris police line, Sabtu (20/7/2024). foto-istimewa

Seorang pelajar berinisial ARR (13) tewas akibat tenggelam di Kolam Belanda Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Desa Mandiangin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Sabtu (20/7) sekitar pukul 10.45 Wita.

Kapolsek Karang Intan Ipda Gandhy Androfo membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan korban merupakan warga Desa Bi-ih, Karang Intan.

Adapun kronologi kejadian, Ipda Gandhy menjelaskan bahwa pada pagi hari itu, korban bersama tiga temannya, ANR, S, dan HS, duduk di gazebo dekat Kolam Belanda Tahura Sultan Adam.

AAR mengajak teman-temannya untuk berenang di kolam tersebut. Awalnya ditolak lantaran teman – temannya tidak bisa berenang, namun AAR tetap memaksa dengan berjanji akan menjaga mereka.

“Akhirnya AAR bersama S dan HS turun ke kolam melalui tangga kolam anak-anak dan berniat menyeberang ke tangga kolam dewasa. Namun, sebelum mencapai tangga kolam dewasa, AAR tenggelam,” ungkap Ipda Gandhy.

S dan HS yang mencoba menolong juga hampir tenggelam, namun berhasil menyelamatkan diri ke pinggir kolam. Rekan korban lainnya, ANR, bergegas mencari bantuan.

“ANR tidak menemukan orang di sekitar, naik ke warung terdekat untuk meminjam pelampung. Pemilik warung memanggil Salimin petugas kebersihan Tahura Sultan Adam, untuk segera menolong korban,” kata Ipda Gandhy.

Saat AAR diangkat dari kolam, ia masih bergerak dan memuntahkan air. Korban dan dua temannya kemudian dibaringkan di toilet dekat Kolam Belanda sambil menunggu armada untuk mengantar mereka ke Puskesmas Karang Intan II.

“Namun, nyawa AAR tidak dapat diselamatkan,” tutur Ipda Gandhy.

Kapolsek mengatakan, atas kejadian ini pihak keluarga sangat berduka. Ipda Gandhy mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di sekitar area kolam dan wisata air.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Jalan Sungai Ulin–Mataraman Kembali Memakan Korban, Sebuah Truk Terbalik Usai Pecah Ban di Tikungan

24 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

14 Juni 2026 - 14:02 WIB

Diduga Akibat Sakit, Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

10 Juni 2026 - 06:16 WIB

Polsek Mataraman Selidiki Penemuan Mayat Mengambang di Sungai Desa Lok Tamu

7 Juni 2026 - 18:39 WIB

Jupiter Aerobatic Team TNI AU Lakukan Atraksi Udara di Langit Kalsel

5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Api Lalap Asrama Santri Ponpes Nurul Iman Banjarbaru, Seluruh Penghuni Selamat

4 Juni 2026 - 11:40 WIB

Trending di Banjarbaru