Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

HEADLINE · 13 Feb 2025 16:38 WIB

Sepi Pembeli, Pasar Wadai Ramadan di Martapura Resmi Ditiadakan


 Momen Wabup Banjar Said Idrus Alhabsyie mengunjungi stan pedagang Pasar Wadai Ramadan usai seremoni pembukaan pasar tersebut di samping Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura,  Kamis (23/3/2023). Foto-RSB Perbesar

Momen Wabup Banjar Said Idrus Alhabsyie mengunjungi stan pedagang Pasar Wadai Ramadan usai seremoni pembukaan pasar tersebut di samping Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura, Kamis (23/3/2023). Foto-RSB

Riceknews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar memastikan tidak ada Pasar Wadai Ramadan tahun ini.

Pasar Wadai Ramadan biasanya diadakan di samping Alun – Alun Ratu Zalecha Martapura itu hanya sering ramai pada saat awal pembukaan saja.

Kepastian itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudporapar) Banjar, Irwan Jaya.

“Dari hasil evaluasi dan berbagai pertimbangan, pasar Ramadan tahun ini terpaksa kami tiadakan,” ujar Irwan Jaya.

Irwan merincikan ada lima alasan. Dari pedagang sudah punya lapak strategis sendiri sampai wadai yang dijual tidak variatif.

“Para pedagang merasa tidak perlu ikut program pemerintah Pasar Ramadhan,” ucap Irwan.

Alasan lainnya, pembeli banyak yang ogah singgah ke pasar Ramadan karena harus bayar parkir.

“Wadai yang dijual para penjual juga kurang variatif. Tidak enak dan dinilai mahal. Dua alasan terakhir itu relatif karena soal selera,” paparnya.

Dari banyak faktor itu, Irwan bilang, tiap tahunnya pembeli semakin menurun.

Beberapa tahun terakhir, pemerintah berupaya meningkatkan kunjungan pembeli. Namun juga tidak begitu berpengaruh.

“Padahal kami sudah memancing pembeli datang dengan Festival Becatuk Dauh (2024) dan doorprize dari para sponsor. Tetapi kunjungan pembeli masih rendah,” pungkasnya.

Seorang warga mengaku kecewa setelah mengetahui pasar wadai Ramadan tahun ini ditiadakan di Martapura.

“Kecewa sih, karena kami sekeluarga selalu ke sana tiap tahun. Beli takjil wadai sambil jalan – jalan,” ujar Ainun, warga Sungkai.

Juga pedagang yang biasa berjualan di pasar Ramadan sebelumnya mengaku kecewa.

“Padahal saya sudah bersiap berjualan di sana. Memang sempat rugi jualan di situ, tapi sekarang kan bisa berjualan online untuk promosi,” tutur Sarah.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Hujan Deras & Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Sungai Ulin, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

6 November 2026 - 18:56 WIB

KKN UNISM di Desa Keramat Berakhir, Senam Sehat Berhadiah Pererat Kebersamaan Warga

4 November 2026 - 11:15 WIB

Pameran Manisnya Sulam Sugul Dorong Penguatan Ekonomi Perajin Perempuan Banjar

3 November 2026 - 19:20 WIB

Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Data, Pemkab Banjar Gelar Pelatihan Geospasial

3 November 2026 - 19:18 WIB

Tingkatkan Perlindungan Anak, Pemkab Banjar Perkuat Sinergi Lintas Sektor

3 November 2026 - 19:15 WIB

Bupati Banjar Buka Latsar Satpol PP 2026, 101 Peserta dari 3 Instansi Ikuti Pelatihan Selama 11 Hari

3 November 2026 - 17:06 WIB

Trending di ADVERTORIAL