Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

HEADLINE · 13 Feb 2025 16:38 WIB

Sepi Pembeli, Pasar Wadai Ramadan di Martapura Resmi Ditiadakan


 Momen Wabup Banjar Said Idrus Alhabsyie mengunjungi stan pedagang Pasar Wadai Ramadan usai seremoni pembukaan pasar tersebut di samping Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura,  Kamis (23/3/2023). Foto-RSB Perbesar

Momen Wabup Banjar Said Idrus Alhabsyie mengunjungi stan pedagang Pasar Wadai Ramadan usai seremoni pembukaan pasar tersebut di samping Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura, Kamis (23/3/2023). Foto-RSB

Riceknews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar memastikan tidak ada Pasar Wadai Ramadan tahun ini.

Pasar Wadai Ramadan biasanya diadakan di samping Alun – Alun Ratu Zalecha Martapura itu hanya sering ramai pada saat awal pembukaan saja.

Kepastian itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudporapar) Banjar, Irwan Jaya.

“Dari hasil evaluasi dan berbagai pertimbangan, pasar Ramadan tahun ini terpaksa kami tiadakan,” ujar Irwan Jaya.

Irwan merincikan ada lima alasan. Dari pedagang sudah punya lapak strategis sendiri sampai wadai yang dijual tidak variatif.

“Para pedagang merasa tidak perlu ikut program pemerintah Pasar Ramadhan,” ucap Irwan.

Alasan lainnya, pembeli banyak yang ogah singgah ke pasar Ramadan karena harus bayar parkir.

“Wadai yang dijual para penjual juga kurang variatif. Tidak enak dan dinilai mahal. Dua alasan terakhir itu relatif karena soal selera,” paparnya.

Dari banyak faktor itu, Irwan bilang, tiap tahunnya pembeli semakin menurun.

Beberapa tahun terakhir, pemerintah berupaya meningkatkan kunjungan pembeli. Namun juga tidak begitu berpengaruh.

“Padahal kami sudah memancing pembeli datang dengan Festival Becatuk Dauh (2024) dan doorprize dari para sponsor. Tetapi kunjungan pembeli masih rendah,” pungkasnya.

Seorang warga mengaku kecewa setelah mengetahui pasar wadai Ramadan tahun ini ditiadakan di Martapura.

“Kecewa sih, karena kami sekeluarga selalu ke sana tiap tahun. Beli takjil wadai sambil jalan – jalan,” ujar Ainun, warga Sungkai.

Juga pedagang yang biasa berjualan di pasar Ramadan sebelumnya mengaku kecewa.

“Padahal saya sudah bersiap berjualan di sana. Memang sempat rugi jualan di situ, tapi sekarang kan bisa berjualan online untuk promosi,” tutur Sarah.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Siapkan Pemuda sebagai Calon Pemimpin, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Kemampuan Public Speaking

28 Juli 2026 - 21:25 WIB

Wabup Banjar Lantik 100 Dewan Hakim & Panitera MTQ XLIX

28 Juli 2026 - 21:23 WIB

Maksimalkan Persiapan Evaluasi, Sekda Banjar Dorong OPD Hadirkan Pelayanan Publik yang Berkualitas

28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Masyarakat Tak Perlu Khawatir, PTAM Intan Banjar Pastikan Air Selama Musim Kemarau Tetap Aman Dikonsumsi

28 Juli 2026 - 21:14 WIB

Kabupaten Banjar Dilanda Pemadaman Listrik, Bupati Minta Satpol PP Perkuat Pengamanan

27 Juli 2026 - 19:50 WIB

LPTQ Banjar Gelar Rakerda Matangkan Persiapan MTQ & Pembinaan Kafilah

27 Juli 2026 - 19:47 WIB

Trending di ADVERTORIAL