Menu ✖

Mode Gelap
Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

ADVERTORIAL · 26 Okt 2026 19:57 WIB

Sertifikasi & Pemberdayaan PAKSI-API, Pemprov Kalsel Perkuat Peran Penyuluh Antikorupsi


 Sertifikasi & Pemberdayaan PAKSI-API, Pemprov Kalsel Perkuat Peran Penyuluh Antikorupsi Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus perkuat upaya pencegahan korupsi melalui peningkatan kompetensi dan pemberdayaan Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) serta Ahli Pembangun Integritas (API). Langkah ini diwujudkan melalui Koordinasi Sertifikasi dan Pemberdayaan PAKSI-API yang melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sebagai bagian dari penguatan budaya integritas di lingkungan pemerintahan.

Kegiatan yang digelar Inspektorat Provinsi Kalsel tersebut berlangsung di Ruang Aberani Sulaiman, Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel pada Senin (26/10/2026).

Ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan sertifikasi dan penguatan peran penyuluh antikorupsi yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalsel.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan sertifikasi, meningkatkan kapasitas penyuluh antikorupsi, serta mendorong kolaborasi antarlembaga dalam pencegahan korupsi.

“Melalui kegiatan ini, kita melakukan pengembangan sertifikasi PAKSI-API, pemetaan dan penguatan peran penyuluh yang telah bersertifikasi, serta membangun sinergi antara pemerintah provinsi, Inspektorat, dan forum PAKSI-API,” ujarnya.

Sekda menjelaskan, rangkaian kegiatan juga diarahkan pada pemanfaatan kompetensi penyuluh antikorupsi untuk mendukung edukasi dan pencegahan korupsi, termasuk penyusunan tindak lanjut serta rencana kolaborasi dalam penguatan sertifikasi dan pemberdayaan PAKSI-API di Kalsel.

Syarifuddin berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan hasil optimal. Menurutnya, keterlibatan seluruh pihak diperlukan agar upaya peningkatan kompetensi penyuluh antikorupsi dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan pemerintahan.

“Mudah-mudahan pelaksanaan sertifikasi dan pengembangan PAKSI-API ini berjalan lancar serta memenuhi harapan kita bersama. Kami juga mengharapkan peran aktif seluruh pihak agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu Penyuluh Antikorupsi Utama LSP KPK RI sekaligus Kepala Satgas Sertifikasi dan Pemberdayaan Penyuluh Antikorupsi KPK RI, Sugiharto Abdurrahman, mengatakan kehadiran tim KPK merupakan tindak lanjut atas permohonan Pemprov Kalsel terkait persiapan pendidikan dan pelatihan, bimbingan teknis, serta pelaksanaan sertifikasi penyuluh antikorupsi.

Ia menuturkan, koordinasi tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan Asosiasi Penyuluh Antikorupsi Kalsel (APIK Kalsel), sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pengembangan program yang dapat diterapkan di daerah.

“Kami ingin mendengar arahan dan menyamakan langkah mengenai hal-hal yang perlu diperkuat, sehingga ke depan ada praktik baik yang bisa menjadi percontohan, baik bagi Pemprov Kalsel maupun pemerintah provinsi lainnya,” ungkap Sugiharto.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Kalsel memiliki peluang untuk menjadi provinsi pertama di Kalimantan yang memiliki Tempat Uji Kompetensi (TUK) mandiri untuk sertifikasi terkait antikorupsi. Menurutnya, peluang tersebut dapat dikembangkan melalui penguatan kesiapan dan kolaborasi antara pemerintah daerah, Inspektorat, BPSDMD, dan para penyuluh antikorupsi.

“Kami melihat masih ada peluang bagi Pemprov Kalsel untuk menjadi provinsi pertama di Kalimantan yang memiliki TUK mandiri. Hal ini tentu memerlukan kesiapan dan kolaborasi yang kuat agar dapat diwujudkan,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala BPSDMD Provinsi Kalsel Faried Fakhmansyah menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung pelaksanaan sertifikasi dan uji kompetensi penyuluh antikorupsi yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, di BPSDMD Provinsi Kalsel.

Ia menjelaskan, BPSDMD telah beberapa kali menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan serupa dan secara teknis dinilai telah memenuhi kriteria sebagai TUK sewaktu. Pihaknya juga terbuka untuk mendukung kegiatan sertifikasi berikutnya sebagai bagian dari peningkatan kompetensi aparatur.

“BPSDMD memiliki tugas meningkatkan kompetensi ASN, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Namun, peningkatan kompetensi tidak akan lengkap tanpa dilandasi integritas. Karena itu, kami sangat senang kegiatan sertifikasi dan uji kompetensi penyuluh antikorupsi ini dapat dilaksanakan di tempat kami,” ujar Faried.

Pada pelaksanaan kali ini, sebanyak 47 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengikuti sertifikasi. Jumlah tersebut merupakan hasil verifikasi dokumen dari 50 peserta yang sebelumnya mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan, termasuk melalui pemberian waktu untuk melengkapi dan menyempurnakan dokumen yang dipersyaratkan.

Kegiatan ini turut dihadiri Inspektur Provinsi Kalsel Akhmad Fydayeen, serta jajaran terkait dan perwakilan penyuluh antikorupsi di Kalsel.

Melalui pelaksanaan sertifikasi dan penguatan koordinasi tersebut, Pemprov Kalsel berharap peran PAKSI-API semakin optimal dalam menyebarluaskan nilai-nilai integritas, meningkatkan kesadaran antikorupsi, serta mendukung upaya pencegahan korupsi secara berkelanjutan di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

PWI & PT Pelsart Bagikan Bantuan Tandon Air untuk Warga Terdampak Krisis Air Bersih di Kotabaru

30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah

29 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Berkolaborasi Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih, PT PTK & PWI Kotabaru Akan Salurkan Bantuan Tandon Air

29 Oktober 2026 - 12:12 WIB

PDI Perjuangan Nias Utara Gelar Aksi Sosial Berbagi Sembako di Hari Sumpah Pemuda ke-98

29 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Polres Tanah Laut, Teguhkan Semangat Patriotisme & Kepedulian

28 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Ajak Pemuda Berkontribusi bagi Masyarakat

28 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Trending di ADVERTORIAL