Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

DAERAH · 29 Mei 2026 10:30 WIB

Spesialis Bedah Jalani Ibadah Haji, RSUD Ratu Zalecha Tutup Sementara Poli Bedah Umum


 Spesialis Bedah Jalani Ibadah Haji, RSUD Ratu Zalecha Tutup Sementara Poli Bedah Umum Perbesar

Ricek.ID – Mulai 22 Mei hingga 11 Juni 2026, Pelayanan Poli Bedah Umum di RSUD Ratu Zalecha Martapura ditutup sementara. Penutupan ini dilakukan karena dokter spesialis bedah umum yang bertugas sedang menunaikan ibadah haji.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Ratu Zalecha drg. Rahimayanti mengatakan saat ini rumah sakit hanya memiliki satu dokter spesialis bedah umum sehingga pelayanan poli rawat jalan sementara dihentikan hingga dokter tersebut kembali bertugas.

“Kebetulan dokter spesialis bedah umum di RSUD Ratu Zalecha yang saat ini satu-satunya kami miliki sedang menunaikan ibadah haji,” ujarnya.

Rahimayanti menjelaskan beberapa dokter spesialis lain juga sedang menjalankan ibadah haji. Namun pelayanan di poli lain tetap berjalan normal karena jumlah dokter spesialisnya lebih dari satu sehingga masih dapat saling menggantikan.

“Kalau spesialis lain memang kita punya lebih dari satu, jadi bisa saling cover. Nah untuk bedah umum sendiri, karena saat ini hanya memiliki satu orang, maka pelayanan poliklinik sementara ditutup sampai beliau kembali,” jelasnya.

Berdasarkan pengumuman resmi rumah sakit, pelayanan Poli Bedah Umum ditutup sejak 22 Mei hingga 11 Juni 2026 dan dijadwalkan kembali dibuka pada 12 Juni 2026.

Meski pelayanan poli rawat jalan dihentikan sementara, Rahimayanti memastikan pelayanan bedah untuk pasien gawat darurat dan rawat inap tetap berjalan seperti biasa.

Menurutnya, pelayanan rumah sakit terbagi menjadi tiga bagian, yakni rawat jalan, rawat inap, dan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Penutupan sementara hanya berlaku untuk pelayanan rawat jalan di Poli Bedah Umum.

“Kalau dari rawat jalan otomatis sementara tidak ada rujukan ke rawat inap melalui poli bedah. Tetapi untuk pasien dari IGD tetap bisa dilayani,” katanya.

Pelayanan bedah di IGD saat ini ditangani oleh dokter spesialis bedah sub vaskuler, dr. Wahyu Wardhana, yang juga memiliki kompetensi di bidang bedah umum.

“Basic beliau tetap bedah umum, kemudian mengambil subspesialis vaskuler, jadi kompetensi bedah umumnya juga ada,” ungkapnya.

Rahimayanti menegaskan pelayanan kegawatdaruratan di RSUD Ratu Zalecha tetap berjalan penuh dan tidak terdampak penutupan sementara poli tersebut.

“Kalau IGD tidak ada tutup. Pelayanan gawat darurat tetap jalan terus, termasuk saat hari raya,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Jelang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Pambakal Serentak, DPMD Banjar Gelar Rakor Mantapkan Persiapan

17 Juli 2026 - 20:16 WIB

Komisi III DPRD & Dinas PUPR Kalsel Tinjau Infrastruktur Air Bersih, IPA Mekarsari Siap Layani 4.000 Sambungan Rumah Mulai 2027

17 Juli 2026 - 20:12 WIB

Dorong Inovasi Pemuda Peduli Lingkungan, Dispora Kalsel Akan Gelar Pepelingasih 2026 di Akhir Juli

17 Juli 2026 - 20:08 WIB

Kasus Curanmor di Tungkaran, Polsek Martapura Ringkus Dua Pelaku Kurang dari 24 Jam

17 Juli 2026 - 20:04 WIB

Terapkan Sistem Manajemen Talenta, Bupati Banjar Lantik Empat Pejabat Tinggi Pratama

17 Juli 2026 - 16:03 WIB

Ground Breaking Gedung Baru Bank Kalsel, Dorong Percepatan Ekonomi di Banjarbaru

17 Juli 2026 - 15:59 WIB

Trending di Banjarbaru