Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

HIBURAN · 22 Agu 2025 20:48 WIB

Tampilkan Budaya Dayak Dusun Ma’anyan, Sanggar Nansarunai Ajak Lestarikan Seni Leluhur


 Sanggar Nansarunai foto bersama dengan Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halabi dan suami didampingi Ketua DPRD Gusti Rizky dan Pj Sekda Banjarbaru Sirajoni. (Foto : Doc Newsway.co.id) Perbesar

Sanggar Nansarunai foto bersama dengan Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halabi dan suami didampingi Ketua DPRD Gusti Rizky dan Pj Sekda Banjarbaru Sirajoni. (Foto : Doc Newsway.co.id)

Riceknews.Id – Di tengah arus modernisasi, Sanggar Seni dan Budaya Nansarunai hadir sebagai garda terdepan untuk melestarikan kebudayaan Dayak Dusun Ma’anyan. Wadah ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai tradisi leluhur mereka.

Ketua Perkumpulan Dayak Dusun Ma’anyan (PDDM) Banjarbaru, Rempil S, menyatakan bahwa sanggar ini didirikan khusus untuk melestarikan seni dan budaya Dayak Dusun Ma’anyan. “Tujuannya untuk menjadi wadah bagi anak-anak muda,” jelasnya.

Beragam Kesenian dan Budaya

Sanggar Nansarunai tidak hanya fokus pada seni tari. Rempil menyebut, sanggar ini terbuka untuk semua kalangan usia, mulai dari anak-anak sekolah dasar hingga dewasa.

Anggota sanggar akan diajarkan berbagai tarian tradisional, seperti tari Giring-Giring, tari Bawo, tari Dadas, tari Bahalai, dan tari Dadar.

Selain seni tari, sanggar ini juga melestarikan budaya dalam bentuk lain, seperti: Makanan tradisional, upacara adat, hukum perkawinan, hingga pembuatan miniatur tradisional.

Siap Meriahkan Festival Seni dan Pawai Budaya 2025

Sanggar Nansarunai, yang sebagian besar anggotanya berasal dari Kalimantan Tengah, turut serta dalam Festival Seni dan Pawai Budaya 2025 di Lapangan Murdjani, Banjarbaru. Mereka akan menampilkan tarian dengan tema berladang yang dikombinasikan dengan tari khas Kalimantan Tengah.

Rempil menambahkan, sanggar ini akan berpartisipasi dalam pawai budaya dan membuka stan pameran. Stan mereka akan menjual berbagai pernak-pernik khas Kalimantan Tengah, seperti kain, baju, bakul, dan minyak urut Dayak.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Peringati 500 Kota Banjarmasin, KNPI Gelar Kuntau Fest Se-Kalsel

7 Juni 2026 - 18:32 WIB

Local Expo Jumpa Bonsai Fest 2026 Dibuka, Jadi Ajang Penghobi Bonsai Pamerkan Karya

7 Juni 2026 - 08:22 WIB

Dorong Sport Tourism, Program Aeris Boxing Akan Hadirkan 12 Partai Pertandingan

5 Juni 2026 - 19:59 WIB

Peringatan 500 Tahun, Banjarmasin Gelar Lomba Ikan Hias Wali Kota Cup 2026

30 Mei 2026 - 20:49 WIB

Kota Banjarmasin Terima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah Nasional

25 Mei 2026 - 19:01 WIB

Pemerintah Permudah Akses Pendanaan Dana Indonesiaraya bagi Pelaku Budaya

23 Mei 2026 - 18:49 WIB

Trending di NASIONAL