Riceknews.id – Di tengah hujan yang mengguyur Kabupaten Banjar, puluhan ribu warga terdampak banjir. Di balik bencana ini, ada kisah para petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjar yang tak kenal lelah mengevakuasi korban.
Terendam air hingga kaki berjamur (kutu air/balancat) dan keriput, bukan halangan bagi petugas DPKP. Hujan deras, arus sungai, dan ancaman hewan berbahaya menjadi tantangan yang harus mereka hadapi saat mengevakuasi korban banjir.
Seperti yang terlihat pada Kamis (30/1/2025) siang hingga sore, petugas DPKP Banjar bersama Satpol PP melakukan penyisiran hingga Desa Sungai Batang, Martapura Barat.
“Hari ini, kami menerima 20 laporan dengan jumlah korban yang bervariasi,” ujar Kasi Pemadaman, Penyelamatan dan Evakuasi DPKP Banjar, Ihwan Fahri.
Nor Haminah (22), Muhammad Samlawi (25), Muhammad Nur (28), dan Supian Sauri (46) bersama tim Satpol PP menyusuri jalan yang terendam arus deras di Pekauman Ulu, Martapura Timur hingga Desa Sungai Batang, Martapura Barat.
Namun, sesampainya di titik evakuasi, korban telah berangkat dengan mobil keluarga mereka.
“Cepatlah pemerintah beri bantuan yang tidak percuma! Jangan nasi bungkus saja,” teriak seorang warga saat penyisiran.
Petugas pun berbalik arah dan membantu mengevakuasi warga yang tersisa.
Sebanyak 13 warga dengan 3 unit motor diangkut menggunakan mobil Satpol PP.
“Sempat terkendala karena menyesuaikan ukuran truk dengan gelombang air di jalan yang terendam. Gelombang air itu dapat merusak rumah warga,” ujar Iwan.
Setelah mengantar warga ke tempat yang aman, petugas kembali ke kantor. Tak lama berselang, laporan evakuasi kembali masuk. Kali ini, sembilan santriwati terjebak di dalam pagar dan membutuhkan evakuasi.
“Truk yang dapat memuat sembilan orang masih proses evakuasi di titik lain,” imbuh Samlawi saat menerima laporan melalui Iwan.
“Hingga sekarang kami terkendala kekurangan armada dan truk evakuasi, khususnya untuk banjir,” ungkap Iwan.
Meski lelah dan keluarga mereka juga terdampak banjir, para petugas tetap siaga 24 jam. Mereka bekerja dengan niat beribadah dan berharap pekerjaan mereka selalu dilancarkan serta diberikan keselamatan.
Penulis: Haris Pranata
Editor: Hendra
















