Menu ✖

Mode Gelap
Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

EKOBIS · 4 Jun 2026 19:37 WIB

Yakin Fondasi Ekonomi Kokoh, Menkeu Fokus pada Pertumbuhan Perekonomian Nasional


 Yakin Fondasi Ekonomi Kokoh, Menkeu Fokus pada Pertumbuhan Perekonomian Nasional Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah menegaskan fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih tetap kuat. Kekuatan fondasi ekonomi nasional tersebut diyakini akan menjadi faktor utama yang menopang stabilitas perekonomian nasional.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah menjaga agar perekonomian nasional terus tumbuh dan semakin kuat.

Purbaya menilai, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dirinya telah menjalankan kewajibannya untuk menjaga fondasi ekonomi agar ekonomi RI berjalan terus dan tumbuh tinggi dengan cepat.

“Tapi kalau kita lihat, kewajiban saya adalah menjaga fondasi ekonomi aja. Supaya ekonominya berjalan terus semakin cepat,” kata Menkeu di Jakarta pada Rabu (3/6/2026).

Pemerintah meyakini kokohnya fondasi ekonomi nasional bakal terjaga seiring mulai berjalannya kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Indonesia (DHE-SDI). Kombinasi antara fundamental ekonomi yang terjaga dan peningkatan pasokan devisa di dalam negeri dinilai akan menjadi faktor penting dalam memperkuat stabilitas rupiah ke depan.

Purbaya menilai kebijakan tersebut juga akan memperkuat stabilitas sektor keuangan nasional. Dengan meningkatnya likuiditas dan pengawasan yang lebih ketat terhadap pengelolaan DHE, sistem keuangan Indonesia dinilai akan semakin tangguh menghadapi berbagai tantangan ekonomi global.

Menkeu pun optimistis kebijakan DHE-SDIt akan memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan dan investor. Menurutnya, kekuatan fundamental ekonomi merupakan faktor utama yang pada akhirnya akan menentukan arah nilai tukar rupiah.

“Yang menjadi kewajiban saya adalah menjaga fondasi ekonomi agar terus berjalan dan semakin kuat. Pada akhirnya, kita percaya rupiah akan ditentukan oleh fondasi ekonominya,” ujar Menkeu Purbaya.

Pemerintah menilai pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek sering kali dipengaruhi oleh berbagai sentimen dan rumor yang berkembang di pasar. Namun, kondisi tersebut tidak mengubah fakta bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap berada dalam kondisi yang baik dan mampu menjadi penopang stabilitas ekonomi nasional.

Selain ditopang oleh kekuatan ekonomi domestik, pemerintah juga optimistis implementasi kebijakan DHE-SDI akan memberikan dampak positif terhadap pasar valuta asing nasional. Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan devisa di dalam negeri melalui penempatan hasil ekspor sumber daya alam pada sistem keuangan nasional.

Dengan meningkatnya pasokan devisa, likuiditas valuta asing di pasar domestik akan semakin kuat sehingga mampu mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. Pemerintah memperkirakan dampak awal dari implementasi kebijakan tersebut akan mulai terlihat dalam waktu dekat.

“Seharusnya dalam waktu dekat dampaknya kebijakan DHE-SDI mulai terlihat. Ketika sentimen yang berkembang di pasar mulai mereda, didukung oleh masuknya devisa hasil ekspor ke dalam negeri, maka rupiah memiliki peluang untuk kembali menguat,” kata Purbaya.

Pemerintah menilai kebijakan DHE-SDI merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketahanan eksternal Indonesia sekaligus memastikan manfaat hasil ekspor nasional dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi perekonomian domestik.

Ke depan, pemerintah akan terus menjaga koordinasi dengan seluruh otoritas terkait guna memastikan stabilitas ekonomi dan sistem keuangan tetap terpelihara.

Dengan fundamental ekonomi yang kuat, dukungan kebijakan yang konsisten, serta meningkatnya pasokan devisa melalui DHE-SDI, Indonesia diyakini memiliki modal yang kokoh untuk menjaga stabilitas rupiah dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tim Gabungan Polri, BNN & Bea Cukai Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

25 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Polisi Selamatkan Induk & Anak Orang Utan Terdampak Karhutla di Kalimantan Tengah

25 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Menko Pangan Lepas Ekspor Perdana 40 Ton Terasi UMKM Asahan ke Thailand

25 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Insiden Pesawat Asian One di Papua Tengah, Kemenhub Pastikan Seluruh Penumpang & Awak Pesawat Selamat

24 Oktober 2026 - 19:50 WIB

BMKG Sebut Kondisi Relatif Kering masih Berpotensi Terjadi hingga 2 November 2026

24 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Menpora Dampingi Atlet, Indonesia Lampaui Target dengan 10 Emas Asian Para Games 2026

24 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Trending di NASIONAL