Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

INFRASTRUKTUR · 11 Jan 2023 13:40 WIB

Kesal Jalan Tak Diperbaiki, Warga Perbaiki dengan Swadaya

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok tanah air pernah diinstruksikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Namun di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, hal itu belum sepenuhnya dapat dirasakan masyarakat dan bahkan di lokasi yang nyaris masuk kawasan pusat kota.

Di Desa Sungai Kecamatan Martapura, beberapa ruas jalan penghubung antar desa dan bahkan jalur menuju Ibu Kota Kalimantan Selatan yakni Banjarbaru, kondisinya rusak dan kerap digenangi air saat setelah hujan.

Kondisi jalan yang banyak berlubang di desa Sungai Sipai, membuat seorang tokoh masyarakat, H Junaidi merasa kesal dan melakukan perbaikan secara swadaya.

“Sudah tiga pimpinan di Kabupaten Banjar, jalan di sini tidak pernah diperbaiki. Presiden Jokowi itu mengutamakan infrastruktur terlebih  jalan dan dana pusat ke daerah juga banyak untuk perbaikan jalan, tapi di sini tidak diperbaiki,” ucapnya saat ditemui di salah satu ruas jalan yang sementara diperbaiki.

H Junaidi yang lebih dikenal dengan sebutan Haji Junai, juga mengatakan memperbaiki jalan dengan duit pribadi, lantaran merasa prihatin dengan masyarakat sekitar dan merasa tidak nyaman setiap hari melintasi jalan rusak.

“”Di jalan yang rusak ini sering terjadi kecelakaan, bila hujan banyak kobangan air, masyarakat sekitar yang lewat kasihan, saya pun tidak enak rasanya tiap hari lewat sini,Alhamdulillah ada kemampuan makanya saya perbaiki sendiri saja, hitung – hitung berbagi rezeki,” ungkapnya.

Jalan poros Desa Sungai Sipai ke Desa Tungkaran yang sementara diperbaiki secara swadaya warga

Dikatakannya, meski Cuma perbaikan tambal sulam berupa menutup lubang jalan dengan batu split dan pengerasan, diharapkan perbaikan ini dapat dilanjutkan pemerintah daerah dengan melakukan mengaspalan.

“Mulai Simpang Tiga Kantor Pambakal Sungai Sipai hingga masuk Desa Tungkaran, lalu Jalan Merdeka arah Desa Cindai Alus Perumahan Seribu yang juga arah ke Banjarbaru, semua lubang di jalan akan ditutup dengan batu split dan pengerasan,” kata Haji Junai sambil memantau pengerjaan jalan yang dilakukan dengan mendatangkan alat berat.

Kerusakan beberapa ruas jalan di Desa Sungai Sipai termasuk Jalan Taruna Praja Raya yang dimaksud mulai Simpang Tiga Kantor Pambakal menuju arah Desa Tungkaran, sebelumnya juga diakui seorang warga setempat yang identitasnya minta tidak disebutkan di media.

“Sudah lama rusak dan tidak pernah di aspal penuh, kalau pun ada kayaknya hanya tambal sulam itu pun sudah lama sekali. Semestinya jalan ini menjadi perhatian pemerintah daerah, soalnya masih berada di kecamatan Martapura meski statusnya desa dan jalur ini ramai dilintasi pengendara setiap hari soalnya berbatasan dengan kota Banjarbaru,” tuturnya.

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel & Relawan, BPBD Banjar Gelar Gladi Penanggulangan Karhutla

3 Juni 2026 - 13:12 WIB

Kasus Begal Payudara di Sungai Sipai, Anggota DPRD Banjar Sebut Kekerasan Seksual Tak Bisa Ditoleransi

2 Juni 2026 - 22:25 WIB

Audiensi dengan Bupati, Putri Pelajar Kabupaten Banjar Bawa Nama Daerah ke Tingkat Nasional

2 Juni 2026 - 19:36 WIB

LPTQ Banjar Minta Dukungan Bupati untuk Persiapan MTQ 2026

2 Juni 2026 - 19:23 WIB

Jadi Korban Begal Payudara, Santriwati di Martapura Alami Trauma Berat

2 Juni 2026 - 17:00 WIB

Selama Pengerjaan Jembatan Cambai, Dishub Banjarbaru Akan Batasi Truk Bertonase Besar

2 Juni 2026 - 16:43 WIB

Trending di ADVERTORIAL