Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

HEADLINE · 2 Jun 2026 17:00 WIB

Jadi Korban Begal Payudara, Santriwati di Martapura Alami Trauma Berat


 Jadi Korban Begal Payudara, Santriwati di Martapura Alami Trauma Berat Perbesar

Ricek.ID – Saat hendak pergi bekerja pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 05.45 WITA, seorang santriwati berusia 19 tahun di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami pelecehan seksual jalanan.

Akibat insiden ‘begal payudara’ tersebut, korban sempat mengurung diri akibat mengalami trauma dan didera ketakutan untuk beraktivitas di luar rumah.

Kakak korban, Z (30), membeberkan peristiwa itu terjadi di pertigaan Sungai Sipai, dekat sebuah angkringan. Pagi itu, sang adik seperti biasa berkendara menggunakan sepeda motor setelah salat Subuh untuk menjaga outlet bubur.

Z kepada awak media pada Selasa (2/6/2026) menyebut korban saat itu berpakaian sangat tertutup, mengenakan gamis, blazer, dan berkerudung.

“Pas di TKP, adik saya dipepet seorang pria yang mengendarai motor Yamaha N-Max warna hitam. Pelaku kemudian melancarkan aksinya,” ujarnya.

Seketika itu juga korban berteriak histeris, sehingga pelaku pun langsung memacu kendaraannya ke arah Banjarbaru. Menurut penuturan korban, pelaku memiliki perawakan sedang, mengenakan jaket hitam, dan helm hitam.

Pasca-kejadian, korban langsung menghubungi kakaknya sembari menangis histeris karena kebingungan dan syok. Z mengungkapkan adiknya mengalami trauma mendalam hingga terus mengurung diri di kamar.

“Sampai hari ini, adik saya belum berani berangkat sekolah ke pesantren. Untuk keluar rumah saja dia merasa sangat ketakutan,” ungkapnya.

Z membeberkan fakta miris aksi begal payudara di kawasan pertigaan Sungai Sipai tersebut bukan yang pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, teman dari adiknya juga pernah menjadi korban pelecehan di lokasi yang sama.

Pihak keluarga pun langsung bergerak cepat melaporkan kasus pelecehan ini ke Kepolisian Resor (Polres) Banjar dan berharap pelaku bisa segera diringkus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Saat ini, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Banjar tengah melakukan penyelidikan.

Untuk memulihkan kondisi mental psikis korban, pihak keluarga telah membawa korban ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PPA Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar guna mendapatkan pendampingan psikologis pada Selasa (2/6/2026).

“Alhamdulillah, setelah ke psikolog hari ini dia sudah bisa tersenyum. Semoga kondisinya terus membaik dan dapat kembali beraktivitas normal seperti sedia kala,” pungkas Z.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kasus Begal Payudara di Sungai Sipai, Anggota DPRD Banjar Sebut Kekerasan Seksual Tak Bisa Ditoleransi

2 Juni 2026 - 22:25 WIB

Tembus 3,08 Persen, Inflasi Tahunan Mei 2026 Didominasi Kenaikan Harga Pangan

2 Juni 2026 - 19:52 WIB

Audiensi dengan Bupati, Putri Pelajar Kabupaten Banjar Bawa Nama Daerah ke Tingkat Nasional

2 Juni 2026 - 19:36 WIB

LPTQ Banjar Minta Dukungan Bupati untuk Persiapan MTQ 2026

2 Juni 2026 - 19:23 WIB

Cegah Terjadinya Gratifikasi, KPK Perketat Pengawasan SPMB 2026

2 Juni 2026 - 19:19 WIB

Puluhan Atlet Tenis Veteran Ramaikan Festival Olahraga Masyarakat BAVETI 2026

2 Juni 2026 - 16:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL