Kebocoran pipa yang menyebabkan terganggunya pendistribusian air ke pelanggan masih dilakukan perbaikan. Pihak PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar menyebutkan, sekitar 45 persen pelanggan yang terdampak kini sudah pulih.
Kebocoran tersebut terjadi pada pipa transmisi air baku milik Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula di Kecamatan Karang Intan. Akibatnya, suplai air baku dan air curah ke PTAM Intan Banjar terhenti.
“Sudah tiga hari dilakukan pengerjaan perbaikan. Info terakhir dari BPAM Banjarbakula baru tepasang 1 joint. Pengerjaan perbaikan terus dilaksanakan sampai malam hingga benar – benar selesai,” Derektur Teknik (Dirtek) PTAM Intan Banjar, Machmud Mansyur.
Ia melanjutkan, sebagai upaya mengalirkan air bersih ke pelanggan pada masa perbaikan jaringan perpipaan, PTAM Intan Banjar memanfaatkan air baku dari irigasi.
“kita manfaatkan air baku dari irigasi, bisa melayani 40 hingga 45 persen dari 60 ribuan pelanggan yang terdampak,” jelas Machmud.
Adapun 40 hingga 45 pelanggan PTAM yang bisa dilakukan pendistribusian air terbagi di tiga daerah, yakni Kota Martapura, Kota Banjarbaru, dan Landasan Ulin, di mana puluhan ribu pelanggan masih belum bisa dilakukan pendistribusian air bersih.
















