Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

EKOBIS · 10 Jun 2026 08:59 WIB

Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Pertamax Green, Pertalite dan Biosolar Tetap


 Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Pertamax Green, Pertalite dan Biosolar Tetap Perbesar

Ricek.iD- PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga jual bahan bakar minyak (BBM) non subsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026. Kebijakan tersebut ditetapkan setelah melalui koordinasi dengan pemerintah sebagai regulator serta evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga dilakukan sesuai regulasi yang berlaku dan merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi nasional.

Menurutnya, langkah tersebut juga bertujuan memastikan keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, serta kepastian pasokan energi bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” ujar Roberth.

Ia menegaskan Pertamina Patra Niaga tetap berkomitmen menjaga ketersediaan dan kualitas BBM di seluruh jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat juga diminta memanfaatkan kanal informasi resmi untuk memperoleh informasi harga terbaru.

“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” jelasnya.

Sementara itu, harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Pertamina tetap menjual Pertalite dengan harga Rp10.000 per liter dan Biosolar sebesar Rp6.800 per liter sebagai bagian dari pelaksanaan penugasan distribusi BBM subsidi dari pemerintah.

Berdasarkan daftar harga retail BBM non subsidi yang berlaku per 10 Juni 2026, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Pertamax Green 95 (RON 95) juga mengalami penyesuaian dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

Adapun produk BBM non subsidi lainnya masih dipertahankan pada harga sebelumnya. Pertamax Turbo (RON 98) tetap dijual Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

Berikut daftar harga BBM Pertamina per 10 Juni 2026:

  • Pertalite: Rp10.000/liter (tetap)
  • Biosolar: Rp6.800/liter (tetap)
  • Pertamax: Rp16.250/liter (naik)
  • Pertamax Green 95: Rp17.000/liter (naik)
  • Pertamax Turbo: Rp20.750/liter (tetap)
  • Dexlite: Rp23.000/liter (tetap)
  • Pertamina Dex: Rp24.800/liter (tetap)

Penyesuaian harga ini berlaku di jaringan SPBU Pertamina dan menjadi bagian dari mekanisme evaluasi harga BBM non subsidi yang dilakukan secara berkala sesuai kondisi pasar energi global dan nasional.

 

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Sambangi Istana Negara, DEN Temui Presiden Bahas Isu Ekonomi Nasional

10 Juni 2026 - 09:43 WIB

Rupiah & IHSG Kompak Menguat Usai Meredanya Isu Pergantian Menkeu

10 Juni 2026 - 09:39 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Sertifikasi hingga Tunjangan untuk Percepat Reformasi Guru

10 Juni 2026 - 09:25 WIB

Akhiri Praktik Masyarakat Jadi Kurir Data, Kenkomdigi Dorong Pembahasan RUU Satu Data Indonesia

10 Juni 2026 - 09:21 WIB

Buka Suara Soal Kasus Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura, Polres Banjar Sebut Penyidikan Terkendala Alat Bukti

10 Juni 2026 - 06:12 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Belum Tuntas, Keluarga Korban Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus

10 Juni 2026 - 06:09 WIB

Trending di HEADLINE