Menu

Mode Gelap
Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif

Kab. Kotabaru · 28 Feb 2024 22:58 WIB

Talkshow, Strategi Pemkab Kotabaru Menurunkan Angka Stunting


 Talkshow, Strategi Pemkab Kotabaru Menurunkan Angka Stunting Perbesar

Sekda Kotabaru H Said Akhmad memaparkan strategi percepatan penurunan kasus stunting, dalam Talkshow Program ‘Halo Kotabaru’ di LPPL Radio Gema Saijaan 102 FM, Selasa  (28/2/2024).

Tak sendirian, Sekda jadi narasumber bersama Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB).

Dipandu oleh Kisra Syarwansyah mengudara di frekuensi 102FM dan live  melalui channel YouTube LPPL Radio Gema Sa-ijaan.

Sekda Kotabaru Said Akhmad via telpon menjelaskan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Indonesia di tahun 2024 harus bebas stunting. Dan Kabupaten Kotabaru harus mempunyai program yang dimulai dari titik dasar.

“Membebaskan Kabupaten Kotabaru bebas stunting salah satunya dari titik dasar dengan menggiatkan kembali Posyandu tiap desa kelurahan, karena rata-rata termasuk gizi buruk itu banyak  ditingkat masyarakat yang tidak mampu di desa-desa, ini yang harus kita lakukan,” ucap Sekda.

Selain itu, dengan menghidupkan kembali Posyandu dan terjun langsung ke lapangan dapat bisa membedakan mana yang perlu penanganan khusus maupun yang tidak.

“Termasuk kita sudah mengarahkan
dana desa lebih banyak nanti untuk menganggarkan ke Posyandu karena pendekatan lebih dekat masyarakat adalah desa, tentunya adanya anggaran baik dari segi makanan tambahan melalui Posyandu untuk ibu hamil, anak-anak balita atau gizi buruk dan pemberian vitamin,” Tambahnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Erwin Simanjuntak, menjelajaskan pihaknya juga fokus menggiatkan kegiatan di Posyandu karena Posyandu merupakan ujung tombak di masyarakat dalam pelayanan kesehatan terutama penanganan stunting.

“Kita sudah menyiapkan beberapa sarana dan prasarana di Posyandu seperti memenyediakan alat ukur antropometri untuk mengukur berat dan tinggi badan balita yang akan kita cek, dan ini melalui anggaran alokasi khusus tahun lalu,” Jelasnya.

Selain itu, pihak Dinas Kesehatan melalui Posyandu juga menggalakkan untuk pemberian makanan tambahan seperti yang sebelumnya telah disampaikan Sekda Kotabaru.

“Kita juga telah memantau melalui tim kita ahli gizi di setiap Puskesmas dan nanti juga akan terjun ke Posyandu untuk memberikan makanan tambahan dan vitamin bagi remaja putri yang sedang haid dan ibu hamil, tujuannya bagi bayi dalam kandungan selalu sehat dengan harapan stunting tuntas dan anak yang lahir dalam keadaan sehat,” harapnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Semarak HUT RI ke-81, Warga Desa Sigam Antusias Ikuti Berbagai Lomba

16 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Bupati Kotabaru Muhammad Rusli Kukuhkan 42 Anggota Paskibraka Kotabaru Tahun 2026

15 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Tour Wisata Sahabat SJA di Kotabaru: 600 Peserta Jelajahi Pesona Wisata, Dorong Kotabaru Jadi Destinasi Unggulan Kalsel

12 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Perkuat Birokrasi, Pemkab Kotabaru Kembali Lantik Pejabat Administrator & Pengawas

11 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Turnamen Minisoccer HUT RI Ke-81 Antar Instansi di Kotabaru Pererat Kebersamaan

11 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Lanjutkan Masa Bakti 2021–2027, Bupati Kotabaru Lantik Asrul Jadi Kepala Desa Kalian

10 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Trending di ADVERTORIAL