Menu

Mode Gelap
Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak

Kab. Banjar · 2 Jun 2024 13:53 WIB

Ribuan Jemaah Padati Haul Ke-13 Abah Anang Djazouly Martapura


 Peringatan Haul ke-13 Tuan Guru H Muhammad Djazouly Fadil bin Muhammad Seman atau Anang Djazouly dihadiri ribuan jemaah, di kubah almarhum Komplek Pangeran Antasari (Kompas), Sabtu (1/6/2024) malam. foto-MC Banjar Perbesar

Peringatan Haul ke-13 Tuan Guru H Muhammad Djazouly Fadil bin Muhammad Seman atau Anang Djazouly dihadiri ribuan jemaah, di kubah almarhum Komplek Pangeran Antasari (Kompas), Sabtu (1/6/2024) malam. foto-MC Banjar

Peringatan Haul ke-13 Tuan Guru H Muhammad Djazouly Fadil bin Muhammad Seman atau akrab disapa abah Anang Djazouly dihadiri ribuan jemaah, yang berlangsung di kubah almarhum Komplek Pangeran Antasari (Kompas), Martapura, Sabtu (1/6/2024) malam.

Haul Abah Anang dihadiri banyak tokoh ulama, para habaib, pejabat hingga masyarakat. Nampak hadir Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Arifin, KH Noval Rasyad, KH Ahmad Mulkani, mantan Wabup Banjar Ahmad Fauzan Saleh yang berbaur bersama jemaah lain.

Rangkaian haul digelar setelah salat Isya, dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin, maulid habsyi, zikir nasyid, diakhiri dengan tahlil dan doa oleh wakil pimpinan Ponpes Darussalam Martapura KH Muhammad Noval Rasyad.

Perwakilan dari keluarga almarhum Fauzan Asniah bersyukur tiap tahun jemaah haul semakin bertambah. Menurutnya, ini membuktikan kecintaan warga Kota Martapura maupun luar wilayah terhadap ulama keturunan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjary tersebut.

“Almarhum semasa hidup dikenal sebagai sosok ulama yang rendah hati dan bersahaja. Menerima siapapun yang bertamu ke rumahnya dengan tangan terbuka, baik itu pejabat maupun orang biasa yang meminta doa keberkahan, selalu memberikan nasihat untuk selalu takwa kepada Allah swt dan betapa pentingnya bekal untuk akhirat,” ungkapnya.

Yang lebih kami kagumi lanjutnya, almarhum tidak kelihatan seperti ulama besar tetapi masyarakat maupun pejabat ada saja yang meminta doa dan nasihat kepada almarhum.

“Ini bukti keistimewaan dari Abah Anang sendiri, yang semasa hidupnya tidak suka pamer (menonjolkan) ilmu yang dimiliki walaupun dari keluarga maupun masyarakat sendiri pernah menyaksikan beberapa keistimewaan (keramat) yang almarhum miliki,” tutupnya.

Abah Anang Djazouly lahir di kota Martapura pada 8 Desember 1936. Beliau merupakan putera dari KH Muhammad Seman Kadir yang merupakan salah satu guru dari KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani.

Disamping berguru ke orang tua sendiri maupun ulama di Martapura, almarhum juga pernah berguru ke sejumlah habaib di Kota Jakarta terutama Habib Muhammad Al Habsyi putera dari Habib Ali Kwitang. Almarhum wafat di RSUD Ulin Kota Banjarmasin pada hari Jumat 14 Oktober 2011 pukul 10.15 Wita pada usia 74 tahun, dimakamkan di kubah Kompas Martapura.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gasak Sejumlah Barang Di Universitas NU Kalsel, Polres Banjar Ringkus ICR

8 Mei 2026 - 19:51 WIB

BPS Banjar Butuh 559 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Rekrutmen Segera Dibuka

7 Mei 2026 - 14:57 WIB

Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

6 Mei 2026 - 14:20 WIB

Distan Banjar Wajibkan Pengukuran Lahan Baru Pakai Sistem Poligon

5 Mei 2026 - 21:25 WIB

Dukung Smart City, Pemkab Banjar Ikut Selesaikan Masalah Tematik Banjarbakula

5 Mei 2026 - 21:18 WIB

Momentum Hardiknas, Bupati Banjar Ajak Hidupkan Kembali Semangat Pendidikan Nasional

4 Mei 2026 - 20:08 WIB

Trending di ADVERTORIAL